Konten dari Pengguna

2 Manfaat Tempe Mentah untuk Penderita Diabetes atau Hiperglikemia

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi manfaat tempe. Sumber: unsplash.com/ Anh Nguyen
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi manfaat tempe. Sumber: unsplash.com/ Anh Nguyen

Manfaat tempe mentah belum banyak diketahui masyarakat. Kebanyakan tempe diolah dengan cara digoreng dan ditumis sebagai makanan sehari-hari.

Padahal, di balik tempe mentah tersimpan khasiat yang ampuh bagi penderita diabetes atau hiperglikemia. Kandungan protein dan seratnya yang tinggi membuatnya memiliki indeks glikemik yang rendah.

Manfaat Tempe Mentah untuk Penderita Diabetes

Ilustrasi manfaat tempe. Sumber: unsplash.com/ Anh Nguyen

Mengutip dari buku Tempe Kumpulan Fakta Menarik Berdasarkan Penelitian karya Florentinus Gregorius Winarno, dkk. (2017:30) manfaat tempe mentah diketahui bagus untuk penderita hiperglikemia atau diabetes. Penderita akan mendapatkan manfaat berupa

  1. Fungsi sel beta pada pankreas membaik. Dengan membaiknya fungsi beta pankreas memungkinkan produksi hormon insulin yang optimal. Sehingga kadar gula darah bisa distabilkan.

  2. Meningkatkan sensitivitas insulin. Konsumsi tempe mampu membuat insulin bekerja lebih sensitif sehingga tidak banyak gula yang terbuang dari tubuh. Regulasi gula di dalam darah akan lebih baik sehingga kadar gula darah tidak terlalu tinggi.

Tempe merupakan bahan pangan rendah lemak serta tinggi protein dan serat sehingga memiliki indeks glikemik rendah. Diet dengan indeks glikemik rendah dianjurkan bagi penderita hiperglikemia.

Penelitian pada tikus model diabetes menyimpulkan pemberian diet tempe dapat memperbaiki degenerasi dan nekrosa sel endokrin pankreas. Penelitian ini juga menunjukkan evaluasi dengan metode imunohistokimia, pemberian diet tempe dapat meningkatkan populasi sel insulin pankreas.

Pemberian isoflavon tempe dosis 2 mg/200 g bb/hari pada tikus percobaan dapat menurunkan kadar glukosa darah tikus dalam keadaan hiperglikemia dan mempunyai efek hiperkolesterolemia.

Baca juga: 5 Manfaat Kopi Hitam bagi Wanita yang Menarik Diketahui

Penelitian lain terhadap tempe dilakukan dengan menggunakan kelinci sebagai percobaan. Penelitian tersebut membandingkan efek antihiperglikemia tempe mentah dan tempe yang diolah pada kelinci. Hasil percobaan menunjukkan bahwa konsumsi tempe mentah memiliki efek lebih signifikan sebagai antihiperglikemia dibanding tempe yang diolah berupa gorengan atau rebusan.

Semua penelitian tersebut menunjukkan bahwa konsumsi tempe berpotensi mening- katkan sensitivitas insulin, menurunkan gula darah dalam rangka mencegah hiperglikemia atau diabetes. Mengonsumsi tempe mentah lebih berpotensi sebagai antihiperglikemia.

Konsumsi tempe mentah secara rutin dengan dosis yang tepat akan memengaruhi kadar insulin di dalam darah. Demikian manfaat tempe mentah yang bisa dipakai sebagai penurun glukosa darah bagi penderita diabetes. (IMA)