2 Referensi Susunan Acara Halal Bihalal Non Formal di Hari Raya Lebaran

Ragam Info
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hari Raya Lebaran atau yang lebih dikenal sebagai Idulfitri adalah momen penting bagi umat muslim di seluruh dunia. Setelah sebulan penuh berpuasa selama bulan Ramadan, saatnya bagi umat Islam untuk merayakan kemenangan dan menjalin silaturahmi.
Biasanya, umat muslim membutuhkan susunan acara halal bihalal non formal agar acara tidak terlalu kaku. Dikutip dari buku Lentera Al-Quran, Quraish Shihab (2008: 335), halalbihalal sendiri merupakan tradisi saling memaafkan dan mempererat hubungan antarindividu.
Contoh Susunan Acara Halal Bihalal Non Formal
Selama acara halal bihalal, suasana yang hangat dan penuh keakraban sangat diharapkan. Namun, untuk menjaga suasana santai dan kebersamaan, acara halal bihalal biasanya diatur dalam format non formal agar interaksi dapat lebih leluasa antar sesama.
Berikut adalah dua referensi susunan acara halal bihalal non formal yang dapat digunakan dalam perayaan Hari Raya Lebaran.
1. Contoh 1
Sesi Pembukaan dan Salam-salaman Awal
Doa Pembukaan: Mulailah acara dengan doa pembukaan untuk memberkati pertemuan ini.
Sambutan Tuan Rumah: Tuan rumah dapat memberikan sambutan singkat kepada semua tamu yang hadir, menyampaikan ucapan selamat datang, dan menyatakan tujuan acara ini sebagai ajang mempererat tali silaturahmi.
Salam-salaman Awal: Peserta diundang untuk saling berjabat tangan, berpelukan, dan memberikan salam kepada satu sama lain sebagai tanda keakraban dan penghormatan.
Ice Breaking dan Aktivitas Interaktif
Ice Breaking Games: Agar suasana menjadi lebih santai, rencanakan beberapa permainan sederhana yang melibatkan semua peserta, seperti tebak kata, permainan balon, atau permainan musikal ringan.
Cerita Pengalaman Ramadan: Peserta diundang untuk berbagi cerita atau pengalaman mereka selama bulan Ramadan, baik itu tentang tantangan, pencapaian, atau momen-momen berkesan. Ini akan menjadi kesempatan yang baik untuk saling mendengarkan dan memahami satu sama lain.
Foto Bersama: Tetapkan waktu untuk mengambil foto bersama, baik itu keluarga besar, teman-teman, atau kelompok-kelompok kecil. Foto-foto ini akan menjadi kenangan indah dari momen bersama.
Makan Bersama
Menu Lebaran: Siapkan hidangan lezat khas Lebaran, seperti ketupat, rendang, opor ayam, dan kue-kue tradisional lainnya. Pastikan ada variasi makanan yang memadai untuk semua tamu.
Hidangan Buffet: Susun hidangan dalam format buffet agar setiap tamu dapat memilih makanan sesuai dengan selera mereka sendiri, dan hal ini juga memungkinkan interaksi yang lebih bebas antar peserta.
Sesi Halal Bihalal
Sambutan Kepala Keluarga: Berikan kesempatan kepada kepala keluarga atau tokoh-tokoh yang dihormati untuk memberikan pidato singkat tentang pentingnya halal bihalal dalam mempererat hubungan keluarga dan masyarakat.
Momentum Meminta dan Memberi Maaf: Ajak semua peserta untuk secara terbuka memaafkan dan memaafkan, serta berjanji untuk memulai lembaran baru dengan saling mendukung dan menghargai satu sama lain.
Pemberian Amplop: Bagikan amplop-amplop berisi uang kepada anak-anak atau keluarga yang lebih muda sebagai tanda kasih sayang dan kebahagiaan di Hari Raya.
Hiburan
Pentas Seni: Persiapkan beberapa pertunjukan seni ringan, seperti nyanyian, tarian, atau pentas drama oleh anggota keluarga atau tamu yang memiliki bakat seni.
Karaoke atau Musik Non Formal: Buat suasana yang lebih meriah dengan menyediakan mesin karaoke atau memutar musik yang menghibur, sehingga semua orang dapat bergembira dan menikmati waktu bersama sampai akhir acara.
Doa Penutup
Sebelum mengakhiri acara, tutup dengan doa penutup sebagai ungkapan syukur atas keberhasilan acara dan permohonan agar hubungan yang terjalin tetap terjaga dan diberkahi Allah Swt.
2. Contoh 2
Sambutan Awal
Doa Pembukaan
Sambutan singkat dari tuan rumah tentang tujuan acara.
Ice Breaking
Permainan ringan untuk memecah kebekuan awal dan menciptakan suasana santai.
Cerita Ramadan
Peserta berbagi pengalaman mereka selama bulan Ramadan secara singkat.
Makan Bersama
Santap bersama hidangan Lebaran.
Halal Bihalal
Sambutan singkat tentang makna halal bihalal.
Momentum memaafkan dan memaafkan secara terbuka.
Hiburan dan Penutup
Pertunjukan seni ringan atau musik.
Doa penutup untuk mengakhiri acara dengan berkah.
Baca juga: 15 Ide Tema Halal Bihalal 2024 yang Menarik
Dengan referensi halal bihalal non formal ini diharapkan dapat menjaga suasana yang hangat dan kebersamaan selama perayaan Hari Raya Lebaran. (Msr)
