Konten dari Pengguna

2 Susunan Acara Syawalan Lengkap

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Susunan Acara Syawalan. Sumber: Pexels/RDNE Stock Project
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Susunan Acara Syawalan. Sumber: Pexels/RDNE Stock Project

Setelah bulan Ramadan atau tepatnya saat Idulfitri, beberapa masyarakat Indonesia melaksanakan syawalan. Susunan acara syawalan biasanya bervariasi, tergantung dengan acara inti dan acara tambahan lainnya.

Perayaan syawalan biasanya dilakukan dengan berbagai aktivitas yang melibatkan keluarga, kerabat, dan teman-teman. Di beberapa negara, tradisi syawalan dapat berbeda-beda, tergantung pada budaya dan kebiasaan masyarakat setempat.

Susunan Acara Syawalan sebagai Referensi

Ilustrasi Susunan Acara Syawalan. Sumbe: Pexels/RDNE Stock Project

Mengutip buku 52 Kultum Favorit untuk Muslimah, Zakiah Nur Jannah, dkk (2023:370), syawalan adalah tradisi umat Muslim Indonesia dalam bentuk kegiatan silaturahmi yang intinya saling memaafkan. Dalam acara syawalan, terdapat susunan acara syawalan yang perlu diperhatikan agar acara berjalan lancar.

Perayaan syawalan umumnya jatuh pada tanggal 1 Syawal dalam penanggalan Hijriyah, yang bertepatan dengan Hari Raya Idulfitri atau Lebaran. Berikut beberapa contoh susunan acara untuk syawalan yang dapat diperhatikan.

1. Contoh 1

1. Pembukaan oleh MC

Acara syawalan dibuka dengan MC acara yang bertugas memandu acara hingga selesai.

2. Sambutan Pembukaan

Pembukaan acara dibuka dengan sambutan dari tuan rumah atau ketua panitia yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir.

3. Doa Pembukaan dan Pembacaan Ayat Al-Qur'an

Acara diawali dengan doa bersama untuk memohon keberkahan dan rahmat dari Allah Swt. Ayat suci Al-Qur'an dibacakan sebagai bentuk penghormatan dan penghormatan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

4. Sambutan Tamu Undangan

Dalam acara syawalan, biasanya ada sambutan dari perwakilan keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, atau pejabat setempat. Tujuannya untuk memberikan motivasi dan semangat kepada para undangan.

5. Penampilan Khusus

Untuk menambah suasana meriah, biasanya ada penampilan khusus pada acara syawalan. Contohnya adalah seni budaya, seperti tari atau musik tradisional mengenai ajaran agama Islam.

6. Ceramah Agama

Acara selanjutnya bisa diisi ceramah agama dari tokoh agama atau tokoh masyarakat. Tujuannya adalah memberikan nasihat dan arahan kepada para undangan tentang pentingnya silaturahmi dan memperkuat hubungan sosial.

7. Sesi Syawalan

Setelah ceramah, acara dilanjutkan dengan sesi syawalan. Acara ini adalah pada saat para undangan saling meminta maaf dan memaafkan atas segala kesalahan dan kekhilafan yang pernah terjadi.

8. Makan Bersama

Setelah sesi syawalan, acara dilanjutkan dengan makan bersama, biasanya berupa hidangan khas Lebaran atau menu makanan lainnya yang disesuaikan.

9. Pembagian Doorprize

Sebagai penutup acara, biasanya ada pembagian doorprize atau hadiah kecil sebagai tanda terima kasih kepada para undangan yang telah hadir. Door prize diberikan setelah sebelumnya ada kuis-kuis atau lomba kecil yang menyemarakkan acara.

10. Doa Penutup

Acara syawalan diakhiri dengan doa penutup untuk memohon keberkahan dan rahmat dari Allah swt.

2. Contoh 2

1. Pembukaan Acara dan Doa Pembukaan

Seorang pembawa acara menyapa dan memberikan pengantar singkat tentang acara syawalan. Dilanjutkan dengan doa pembukaan dipimpin oleh seorang yang terpilih atau tokoh agama untuk memohon keberkahan dan kelancaran acara.

2. Sambutan Tuan Rumah

Tuan rumah menyampaikan ucapan selamat datang kepada semua tamu yang hadir, disertai dengan ungkapan rasa syukur atas kehadiran mereka.

3. Santap Bersama

Seluruh peserta menikmati hidangan khas Idulfitri bersama, seperti ketupat, opor ayam, rendang, dan makanan Lebaran lainnya.

4. Hiburan dan Permainan

Berbagai jenis hiburan diselenggarakan, termasuk musik live, pentas seni, atau permainan tradisional bagi anak-anak dan dewasa.

5. Pembacaan Tausiyah

Dilakukan oleh seorang tokoh agama atau penceramah untuk memberikan pesan-pesan keagamaan yang relevan dengan tema Idulfitri.

6. Salam-Salaman dan Maaf-Maafan

Acara ditutup dengan momen saling bermaaf-maafan antara semua peserta acara sebagai simbol perdamaian dan persaudaraan.

7. Doa Penutup

Seorang tokoh agama mengakhiri acara dengan doa penutup, memohon keselamatan dan keberkahan bagi semua peserta.

Baca juga: Susunan Acara Halal Bihalal Formal

Itulah beberapa susunan acara syawalan yang dapat dijadikan referensi dalam pembuatan susunan acara. Tradisi syawalan menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi, bermaafan, dan merayakan kemenangan atas kesabaran dan ketekunan dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan. (BAI)