Konten dari Pengguna

2 Tahap Pembelahan Meiosis pada Makhluk Hidup

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi gambar tahap pembelahan meiosis. Sumber foto: pixabay/ColiN00B
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gambar tahap pembelahan meiosis. Sumber foto: pixabay/ColiN00B

Meiosis merupakan proses pembelahan sel yang berlangsung pada sel kelamin pada makhluk hidup. Adapun tahap pembelahan meiosis terbagi menjadi beberapa fase yaitu meiosis 1 dan meiosis 2.

Meiosis dapat disebut juga sebagai pembelahan reduksi. Karena dalam prosesnya terjadi pengurangan kromosom. Dengan demikian melalui tahapan pembelahan maka dihasilkan sel anak yang memiliki setengah kromosom dari sel induknya.

Tahap Pembelahan Meiosis pada Makhluk Hidup

Ilustrasi gambar tahap pembelahan meiosis. Sumber foto: pixabay/PublicDomainPictures

Berdasarkan buku Biologi 3 SMA dan MA untuk kelas XII, Diah Aryulina, dkk, (2004:111), pembelahan meiosis merupakan pembelahan sel yang menghasilkan sel-sel kelamin (sperma dan sel telur). Sel kelamin inilah yang berperan dalam reproduksi makhluk hidup secara generatif.

Lebih lanjut, berikut ini merupakan tahap pembelahan meiosis beserta penjelasannya yang perlu diketahui.

1. Meiosis 1

Tahap pembelahan sel pertama (meiosis 1) terdiri dari beberapa tahapan. Di bawah ini merupakan penjelasan prosesnya.

  • Interfase

    Interfase merupakan tahap persiapan sebelum pembelahan sel. Tahap ini ditandai oleh penggandaan DNA.

  • Profase 1

    Dalam tahap awal profase I, terdapat dua kromatid untuk setiap kromosom. Setiap pasangan kromosom homolog saling berpasangan dan membentuk struktur tetrad (empat kromatid). Adapun proses berpasangan kromosom homolog disebut sinapsis. Sedangkan pasangan kromosom ini dikenal sebagai bivalen.

    Pada profase 1 terjadi peleburan membran sel. Kemudian, mendekati akhir profase kromosom semakin jelas terlihat.

    Pada akhir proses, pasangan kromosom homolog mulai terpisah. Tetapi masih terdapat pasangan kromosom homolog lainnya yang masih saling berikatan pada beberapa titik.

  • Metafase 1

    Ketika metafase 1 setiap kromosom dari kromosom homolog yang berpasangan, hanya dapat tertarik oleh kutub yang berlawanan.

  • Anafase 1

    Pada anafase I terjadi pergerakan dari masing-masing kromosom dupleks dari pasangan kromosom homolog menuju kutub yang berlawanan.

  • Telofase 1 dan Sitokinesis

    Berkumpulnya kromosom pada setiap kutub berlangsung saat telofase 1. Biasanya proses ini juga disertai dengan tahap sitokinesis dan menghasilkan dua sel anak haploid.

2. Meiosis 2

Dua sel haploid yang dihasilkan di meiosis I diproses pada meisosis II. Oleh karena itu, tahap ini secara keseluruhan dapat juga dikatakan sebagai mitosis haploid.

  • Interfase

    Di interfase II, kromosom kedua sel tersebut berada dalam keadaan dupleks karena tidak terjadi replikasi DNA.

  • Profase 2

    Pada tahap ini benang kromatin mengalami kondensasi kembali membentuk kromosom. Namun, bentuknya masih dalam keadaan dupleks, dengan dua kromatid.

  • Metafase 2

    Melalui bantuan benang-benang spindel, kromosom berkumpul kembali pada bidang pembelahan. Lalu, benang-benang spindel ini melekat pada kinetokor yang akan menarik pasangan kromatid untuk dibawa ke kutub yang berlawanan

  • Anafase 2

    Tahap anafase 2 diawali dengan pemisahan sentromer dan setiap kromatid bergerak menuju kutub yang berlawanan.

  • Telofase dan Sitokinesis

    Terbentuknya membran inti yang menyelimuti kromosom pada setiap kutub terjadi pada tahap telofase. Terurainya kromosom menjadi benang-benang kromatin diikuti oleh proses sitokinesis dan menghasilkan empat sel haploid.

Baca Juga: 5 Ciri Pembelahan Meiosis dan Tahapannya

Itulah beberapa tahap meiosis yang dapat diketahui. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan tentang pertumbuhan makhluk hidup. (Riyana)