Konten dari Pengguna

20 Contoh Kalimat Kohesi Berdasarkan Bentuknya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh kalimat kohesi. Sumber: unsplash.com/BiancaNaira.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh kalimat kohesi. Sumber: unsplash.com/BiancaNaira.

Contoh kalimat kohesi bermanfaat untuk memahami suatu kesatuan dalam suatu wacana. Hubungan kohesif menunjukkan adanya ketergantungan dengan unsur lain.

Kalimat kohesi akan membuat kalimat berkesinambungan dengan baik. Kohesi sangat penting dalam pembuatan paragraf. Namun, sebelumnya dipelajari dalam hubungan kalimat lebih dulu.

Contoh Kalimat Kohesi

Ilustrasi contoh kalimat kohesi. Sumber: unsplash.com/AaronBurden.

Dikutip dari Keutuhan Wacana, untuk Mahasiswa Strata Satu Jurusan Bahasa atau Linguistik dan Guru Bahasa Indonesia SMA atau SMK, Junaiyah dan Zaenal Arifin (2010:27), kohesi adalah kepaduan bentuk yang secara struktural membentuk ikatan sintaksis.

Kohesi ada 2 macam, yaitu gramatikal dan leksikal. Kohesi gramatikal menunjukkan hubungan bentuk di antara kalimat pembangun wacana. Sedangkan kohesi leksikal menunjukkan adanya hubungan makna di antara kalimat pembangun wacana.

Berikut adalah contoh kalimat kohesi berdasarkan bentuknya.

1. Referensi

Referensi adalah pengacuan suatu satuan lingual terhadap satuan lainnya.

Contoh:

  1. Siapa pun yang melakukan tindakan korupsi harus dihukum.

  2. Barang siapa yang melanggar peraturan lalu lintas, harus ditilang.

  3. Itu sekolah baru kami.

  4. Mereka menyayangkan terjadinya peristiwa itu.

  5. Tas serupa tidak dijual di Indonesia.

2. Konjungsi

Konjungsi atau kata sambung adalah bentuk kebahasaan yang menyambung, merangkai, dan menghubungkan kata dengan kata, frasa dengan frasa, klausa dengan klausa, serta kalimat dengan kalimat.

Contoh:

  1. Badannya lelah, tapi ayah harus tetap bekerja.

  2. Kami tidak bisa mengambil cuti. Oleh karena itu, kami di rumah saja tahun baru ini.

  3. Hasan mendapat banyak bonus dari kantor, namun ia memutuskan untuk menabungnya.

  4. Di Jawa Tengah tidak turun hujan selama beberapa hari sebab telah terjadi anomali cuaca.

  5. Anak-anak tetap berangkat ke sekolah meskipun terlambat.

3. Substitusi

Substitusi adalah proses dan hasil penggantian unsur bahasa oleh unsur lain dalam satuan yang lebih besar.

Contoh:

  1. Ketiga konstestan memasuki ruang debat. Masyarakat menunggu itu.

  2. Pak Rahmat adalah dosen yang bijaksana. Kami sangat menghormati beliau.

  3. Banyak anak yang putus sekolah. Ini merupakan kenyataan yang memprihatikan.

  4. Jutaan masyarakat Indonesia menghadiri pemilu tahun depan. Seluruh media akan meliput peristiwa tersebut.

  5. Aku dan adikku selalu berangkat kuliah bersama-sama. Kami berboncengan naik motor.

4. Elipsis

Elipsis adalah proses melesapkan kata atau satuan kebahasaan lainnya.

Contoh:

  1. Jika sedih, saya memilih untuk tidur.

  2. Anik tidak segera berangkat ke stasiun lebih awal sehingga ketinggalan kereta.

  3. Saya sudah tiba di lokasi dan menunggu sejak 30 menit lalu.

  4. Setelah makan, kamu bisa kembali bekerja.

  5. Saya sedang melamun sehingga tidak melihatnya melambaikan tangan.

Baca juga: 10 Contoh Kata Ulang Semu dan Pengertiannya

Itulah contoh kalimat kohesi berdasarkan bentuknya. Tata bahasa Indonesia tak ada habisnya dan selalu menarik untuk dipelajari. (lus)