20 Contoh Kata Ulang Berimbuhan beserta Pengertian dan Fungsinya

Ragam Info
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam bahasa Indonesia banyak jenis kata yang dapat ditemukan dalam karya sastra salah satunya yaitu kata ulang berimbuhan. Contoh kata ulang berimbuhan yaitu berminggu-minggu, bertahun-tahu, menari-nari, dan lain sebagainya.
Kata ulang berimbuhan bukan merupakan dua proses berurutan, namun proses yang terjadi sekaligus antara perulangan dan penambahan imbuhan. Perulangan tersebut terjadi bersama-sama dengan imbuhan dan bersama-sama pula mendukung satu fungsi.
Pengertian Kata Ulang Berimbuhan
Kata ulang merupakan hasil dari suatu proses reduplikasi. Reduplikasi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) merupakan proses atau perulangan kata atau unsur kata. Kata ulang adalah bentuk pengulangan gramatikal.
Sementara kata ulang berimbuhan adalah kata yang dibuat dari bentuk dasar disertai dengan kata imbuhan. Imbuhan ini bisa dilakukan pada salah satu kata atau kedua kata yang diulang.
Dikutip dalam buku Bahasa Indonesia untuk Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama oleh Agus Supriatna (2007:12) kata ulang berimbuhan adalah kata ulang yang bentuk perulangan kata dasarnya mendapat imbuhan.
Fungsi Kata Ulang Berimbuhan
Kata ulang berimbuhan tidak berfungsi mengubah golongan jenis kata. Dengan demikian, pada umumnya kata jenis ini tidak mempunyai fungsi gramatik.
Jika ada, bentuk-bentuk ulang yang mengandung fungsi gramatik hanya terbatas pada beberapa bentuk tertentu saja. Adapun fungsi kata ulang berimbuhan sebagai berikut.
1. Mengubah Kata Kerja Menjadi Kata Benda
Kata kerja: Undur, injak, karang.
Kata benda bentuk ulang : Undur-undur, injak-injak, karang-karang.
Kata ulang di atas merupakan jenis kata benda yang dibentuk dari bentuk dasar berupa kata kerja. Sebagai kata benda, bentuk ulang di atas lebih jelas diketahui dalam konteks kalimat yaitu:
Injak-injak itu rusak.
Undur-undur itu telah mati.
Karang-mengarang itu menyenangkan.
2. Mengubah Kata Sifat Menjadi Kata Keterangan
Kata sifat: Rajin, tinggi, cepat, malas,
Kata keterangan bentuk ulang: Serajin-rajinnya, setinggi-tingginya, secepat-cepatnya, semalas-malasnya.
3. Mengubah Bentuk Tunggal Menjadi Jamak
Bentuk tunggal: Ibu, makanan, minuman, lauk, sayur, buah
Bentuk jamak kata ulang: Ibu-ibu, makan-makanan, minum-minuman, lauk-pauk, sayur-sayuran, buah-buahan.
4. Menyatakan Intensitas
Bentuk tunggal: Erat, pemuda, pukul
Bentuk ulang Intensitas:
Peganglah erat-erat! (Kualitatif)
Pemuda-pemuda bergerak! (Kuantitatif)
Memukul-mukul (Frekuensi)
Contoh Kata Ulang Berimbuhan
Untuk memudahkan dalam memahami penggunaan atau fungsi dari kata ulang berimbuhan. Simak contoh kata ulang berimbuhan yang sudah dijadikan kalimat berikut ini.
"Sudah berminggu-minggu mereka berdiri di istana negara."
Kata ulang berimbuhan: berminggu-minggu
Kata dasar: minggu
Imbuhan yang digunakan: ber-
"Sosoknya masih menari-nari di pikiranku."
Kata ulang berimbuhan: menari-nari
Kata dasar: tari
Imbuhan yang digunakan: me-
"Kami bersalam-salaman dengan mereka di Hari Raya Idul Fitri kemarin."
Kata ulang berimbuhan: bersalam-salaman
Kata dasar: salam
Imbuhan yang digunakan: ber-an
"Mereka saling tarik-menarik tali tambang tersebut."
Kata ulang berimbuhan: tarik-menarik
Kata dasar: tarik,
Imbuahn yang digunakan: me- yang dibubuhkan pada lingga yang kedua (kata tarik yang terletak setelah tanda hubung (-) yang berubah menjadi menarik)
"Mereka sedang melakukan tawar-menawar harga Sapi di Pasar Hewan."
Kata ulang berimbuhan: tawar-menawar
Kata dasar: tawar
Imbuhan yang digunakan: me- yang dibubuhkan pada lingga yang kedua (kata tawar yang terletak setelah tanda hubung (-) yang telah berubah menjadi menawar)
"Pagi itu, saya mendengarkan dua ekor burung tengah bersahut-sahutan di atas dahan pohon."
Kata ulang berimbuhan: bersahut-sahutan
Kata dasar: sahut
Imbuhan yang digunakan: ber-an
"Sudahlah, janganlah kau mengungkit-ungkit lagi masalah itu!"
Kata ulang berimbuhan: mengungkit-ungkit
Kata dasar: ungkit
Imbuhan yang digunakan: me-
"Sudah berhari-hari dia tidak pulang ke rumah."
Kata ulang berimbuhan: berhari-hari
Kata dasar: hari
Imbuhan yang digunakan: ber-
"Mari bersama-sama kita ciptakan lingkungan yang kondusif di kelurahan kita."
Kata ulang berimbuhan: bersama-sama
Kata dasar: sama
Imbuhan yang digunakan: ber-
"Sudah berbulan-bulan lamanya dia merantau ke negeri asing."
Kata ulang berimbuhan: berbulan-bulan
Kata dasar: bulan
Imbuhan yang digunakan: ber-
"Aku masih mencari-cari keberadaan gadis tersebut."
Kata ulang berimbuhan: mencari-cari
Kata dasar: cari
Imbuhan yang digunakan: me-
"Janganlah kau terlalu membesar-besarkan masalah yang kecil itu."
Kata ulang berimbuhan: membesar-besarkan
Kata dasar: besar
Imbuhan yang digunakan: me-kan
"Mereka berdesak-desakan untuk keluar dari kereta listrik tersebut."
Kata ulang berimbuhan: berdesak-desakan
Kata dasar: desak
Imbuhan yang digunakan: ber-an
"Ayu sedang bermain rumah-rumahan bersama dengan adik saya yang bernama Tina."
Kata ulang berimbuhan: rumah-rumahan
Kata dasar: rumah
Imbuhan yang digunakan: -an
"Janganlah kau berteriak-teriak di ruangan perpustakaan ini!"
Kata ulang berimbuhan: berteriak-teriak
Kata dasar: teriak
Imbuhan yang digunakan: ber-
"Besok sering-seringlah main ke rumah ini."
Kata ulang berimbuhan: sering-seringlah
Kata dasar: sering
Imbuhan yang digunakan: -lah
"Sebagai orang tua, hendaknya kita jangan membanding-bandingkan anak kita dengan anak orang lain."
Kata ulang berimbuhan: membanding-bandingkan
Kata dasar: banding
Imbuhan yang digunakan: me-kan
"Berhati-hatilah agar tidak mudah tersesat."
Kata ulang berimbuhan: berhati-hatilah
Kata dasar: hati
Imbuhan yang digunakan: ber-lah
"Kerjakan secepat-cepatnya agar kita bisa segera berangkat ke Jogja.
Kata ulang berimbuhan: secepat-cepatnya
Kata dasar: cepat
Imbuhan yang digunakan: se-nya
"Mulai menari-nari seperti burung itu agar hatimu lebih senang."
Kata ulang berimbuhan: menari-nari
Kata dasar: nari
Imbuhan yang digunakan: me-
Baca juga: 15 Contoh Kata Umum dan Kata Khusus dalam Bahasa Indonesia
Dengan mengetahui contoh kata ulang berimbuhan beserta pengertian dan fungsinya yang telah dijelaskan di atas. Diharapkan pembaca dapat lebih memahami jenis kata ini dan dapat menambah kosakata dalam bahasa Indonesia. (MRZ)
