Konten dari Pengguna

20 Contoh Social climbing dan Social Sinking yang Terjadi di Masyarakat

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh sosial climbing. Sumber: pexels.com/AndreaPiacquadio.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh sosial climbing. Sumber: pexels.com/AndreaPiacquadio.

Contoh social climbing dan social sinking banyak terjadi di masyakarat. Social climbing sering dikonotasikan negatif sebagai tindakan yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kenaikan status sosial.

Dalam ilmu sosiologi, keduanya dipelajari dan ternyata tidak semuanya berarti negatif. Pengertian dan contoh social climbing serta social sinking perlu dipahami lagi dengan lebih baik.

Contoh Social Climbing

Ilustrasi contoh sosial climbing. Sumber: pexels.com/PavelDanilyuk.

Dikutip dari Sosiologi: Suatu Kajian Kehidupan Masyarakat untuk Sekolah Menengah Atas Kelas XI, Tim Sosiologi Yudhistira (2007:58), social climbing adalah mobilitas vertikal yang terjadi karena ada peningkatan status atau kedudukan seseorang.

Social climbing merupakan mobilitas vertikal ke atas. Contoh social climbing yang ada dalam kehidupan antara lain:

  1. Lulus kuliah dan menjadi sarjana.

  2. Lolos ujian CPNS.

  3. Mendapat pekerjaan setelah lulus sekolah atau kuliah.

  4. Terpilih menjadi walikota yang baru.

  5. Mendapatkan status terverifikasi di media sosial sehingga menaikkan nilainya di mata pengikut dan pemiliki merek.

  6. Terbentuknya partai baru yang memungkinkan status sosial seseorang naik dengan menjadi ketua partai tersebut.

  7. Pengusaha yang diangkat menjadi menteri dan diangkat sumpahnya oleh presiden.

  8. Calon dokter yang telah menyelesaikan pendidikannya dan telah disumpah menjadi dokter.

  9. Memenangkan Dangdut Academy Indonesia seperti Lesti Kejora.

  10. Terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia.

Contoh Social Sinking

Ilustrasi contoh sosial climbing. Sumber: pexels.com/NathanCowley.

Social sinking adalah penurunan status atau kedudukan sosial seseorang. Mobilitas vertikal ke bawah ini sering menimbulkan gejolak psikis akibat perubahan peran, hak dan kewajiban.

Contoh social sinking adalah:

  1. Memasuki masa pensiun sehingga harus melepas peran, status, kedudukan, hak dan kewajiban sebagai pekerja sekaligus.

  2. Menteri yang dicopot dari jabatannya karena terbukti korupsi.

  3. Aparat negara yang dipecat secara resmi dalam suatu peristiwa karena suatu pelanggaran berat.

  4. Anggota DPRD yang dipecat karena tindakan asusila.

  5. Dosen dan mahasiswa yang viral karena tindakan asusila.

  6. Mengundurkan diri dari pekerjaan tetap karena sakit atau cacat.

  7. Pengusaha yang mengalami kebangkrutan.

  8. Orangtua dari anak pelaku bully.

  9. Karyawan yang hidup mewah dari pinjaman online dan tidak mampu melunasinya.

  10. Seorang kasir yang tertangkap basah dan viral karena mengarahkan pelanggan untuk membayar ke rekening pribadinya.

Baca juga: 5 Contoh Realitas Sosial beserta Konsepnya Menurut Ilmu Sosiologi

Itulah contoh social climbing dan social sinking yang terjadi di masyarakat dan penting diketahui untuk mawas diri. Ternyata kedua mobilitas vertikal tersebut merupakan masalah kompleks yang tidak sekedar menambah pengikut di media sosial. (lus)