20 Contoh Suara Ultrasonik, Audiosonik dan Infrasonik

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh suara ultrasonik, audiosonik dan infrasonik adalah jenis-jenis bunyi yang bisa didengar oleh makhluk hidup. Namun sebagian besar makhluk hidup hanya bisa mendengar pada frekuensi tertentu.
Manusia misalnya, tidak bisa mendengar suara pada frekuensi yang terlalu rendah. Namun hewan tertentu bisa mendengarnya sehingga hewan tersebut merespon lebih dahulu jika ada ancaman bahaya.
Contoh Suara Ultrasonik, Audiosonik dan Infrasonik
Dikutip dari Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VIII, Anik Astari dan Cahyani Eka Romadhoni (2019:313), bunyi adalah getaran suatu benda, yang merambat melalui media zat cair, padat dan gas.
Jumlah getaran suara per detik disebut frekuensi. Semakin tinggi frekuensinya, maka semakin tinggi pula frekuensi suara yang dihasilkan. Frekuensi bunyi ada 3 macam, yaitu ultrasonik, audiosonik dan infrasonik.
Berikut contoh suara ultrasonik, audiosonik dan infrasonik tersebut.
1. Suara Ultrasonik
Suara ultrasonik adalah bunyi dengan frekunsi di atas 20.000 Hz. Manusia tidak dapat mendengarkan suara dengan frekuensi setinggi ini. Hewan yang dapat mendengarkannya adalah anjing, lumba-lumba, kelelawar, tikus, kucing dan katak.
Contoh:
Alat pengusir tikus dengan gelombang ultrasonik, yang berkisar antara 23.000 - 50.000 Hz.
Peluit anjing, yang biasanya berkisar 23.000 - 54.000 Hz.
Alat ultrasonografi atau USG, yang umumnya memiliki frekuensi 2-13 MHz.
Suara sonar kapal laut.
Alat terapi kanker.
Kelelawar mengeluarkan bunyi dengan frekuensi tinggi agar memantul ke benda-benda di sekitarnya sebagai petunjuk navigasi.
2. Suara Audiosonik
Suara audiosonik adalah bunyi dengan frekuensi menengah, yaitu 20 - 20.000 Hz. Suara inilah yang bisa ditangkap oleh pendengaran manusia dan sebagian besar makhluk lainnya.
Contoh:
Suara orang berbicara.
Suara hewan.
Suara kendaraan.
Suara ponsel.
Suara hujan.
Suara alat musik.
Suara klakson.
3. Suara Infrasonik
Suara infrasonik adalah bunyi dengan frekuensi kurang dari 20 Hz. Karena frekuensi yang sangat rendah, suara infrasonik tidak dapat didengar manusia. Sedangkan hewan yang dapat mendengarnya adalah anjing, gajah, kuda nil merpati dan ngengat.
Contoh:
Getaran gempa bumi.
Aktivitas gunung berapi.
Suara gelombang laut.
Tornado.
Tanah longsor.
Meteor.
Gajah juga berkomunikasi dengan frekuensi rendah selain dengan suara melengking.
Baca juga: 5 Sifat-sifat Bunyi dan Manfaatnya untuk Manusia
Contoh suara ultrasonik, audiosonik dan infrasonik menunjukkan kemampuan mendengar makhluk hidup yang berbeda-beda. Pengetahuan tersebut digunakan manusia antara lain dengan memilih anjing daripada kucing sebagai penjaga rumah. (lus)
