Konten dari Pengguna

Mengenal Intensitas Bunyi, Rumus dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi intensitas bunyi. Sumber: pexels.com/Wendy Wei.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi intensitas bunyi. Sumber: pexels.com/Wendy Wei.

Intensitas bunyi adalah perbandingan antara daya dari suatu sumber bunyi terhadap luas suatu area. Intensitas bunyi dipelajari untuk mengetahui suara yang dapat didengar oleh manusia normal.

Dari pengetahuan tersebut akan diketahui apakah pendengaran seseorang normal dan suara seperti apa yang bisa mengganggu pendengaran manusia. Ilmu tentang intensitas bunyi ini penting untuk dipahami.

Intensitas Bunyi adalah Daya Sumber Bunyi Berbanding Luas Area

Ilustrasi intensitas bunyi. Sumber: pexels.com/pixabay.

Dikutip dari Get Success Persiapan Ujian Nasional Fisika untuk SMA/MA, Kamajaya dan Kawan-kawan (2008:81), intensitas bunyi adalah perbandingan antara daya yang dipancarkan oleh sumber bunyi terhadap luas area yang dilingkupinya.

Manusia dapat mendengar pada frekuensi 20-20.000 Hz. Jika intensitas terlalu rendah, telinga manusia tidak bisa mendengar meski berada di daerah frekuensi audio. Berikut adalah rumus-rumus untuk menyatakan intensitas bunyi.

1. Rumus Intensitas Bunyi

Rumus intensitas bunyi: I = P/A.

I: intensitas bunyi dalam wattm⁻².

P: daya sumber bunyi dalam watt.

A: luas daerah yang dilingkupi dalam m².

Contoh:

Gelombang bunyi dipancarkan dengan intensitas 3 wattm⁻² di sebuah area seluas 8 m², tentukan daya sumber bunyi tersebut!

Jawaban:

I = P/A

3 = P/8

P = 24 watt.

2. Rumus Intensitas Bunyi Pada Suatu Titik

Jika sumbernya berupa titik dan daerah yang dilingkupi berupa bola, maka rumusnya: I = P/4πr².

r: jari-jari bola dalam m.

Contoh:

Gelombang bunyi dipancarkan dari sebuah sumber dengan daya 7,2π mW dengan jarak 3 m. Hitunglah intensitasnya!

Jawaban:

7,2π mW = 7,2π.10⁻³ W

I = P/4πr² = 7,2π.10⁻³/4π.3² = 2.10⁻⁴ W/m².

3. Rumus Taraf Intensitas

Intensitas ambang pendengaran manusia tanpa telinga merasa sakit adalah antara a 10⁻¹⁶ wattcm⁻² hingga 10⁻⁴ wattcm⁻² pada frekuensi 1.000 Hz. Harga ambang intensitas bunyi disebut taraf intensitas atau TI.

Denga demikian, taraf intensitas adalah kebisingan yang ditimbulkan oleh suatu sumber bunyi. Masyarakat mengenalkan dengan satuan desibel atau dB.

Rumus taraf intensitas: TI = 100 log I/I₀ dB.

I₀: ambang intensitas pendengaran.

I: intensitas bunyi.

Contoh:

Suatu sumber bunyi mempunyai intensitas 10⁻¹⁰ Wcm⁻², sedangkan ambang pendengarannya adalah 10⁻¹⁶ Wcm⁻². Berapakah kebisingan yang ditimbulkan oleh sumber bunyi tersebut?

Jawaban:

TI = 10 log (10⁻¹⁰/10⁻¹⁶) = 10 log 10⁶ = 10.6 = 60 dB.

Baca juga: Pengertian dan Rumus Efek Doppler menurut Ilmu Fisika

Demikianlah pembahasan bahwa intensitas bunyi adalah energi yang dipindahkan tiap satuan waktu. Dengan pengetahuan tentang rumus dan contohnya, maka pembahasan di atas akan lebih mudah dipahhami. (lus)