4 Contoh Manajemen Produksi dan Fungsinya dalam Perusahaan

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam perusahaan yang bergerak di bidang konsumsi pasti tidak pernah lepas dari kegiatan produksi. Kegiatan produksi tersebut perlu dikelola agar berjalan dengan baik. Contoh manajemen produksi misalnya mengatur rencana jumlah barang yang akan diproduksi dalam satu bulan.
Manajemen produksi yang bijak akan sangat berpengaruh pada kelangsungan bisnis dan perusahaan. Sehingga kegiatan perusahaan akan stabil dan tidak berpotensi mengalami kerugian akibat over produksi.
Fungsi dan Contoh Manajemen Produksi dalam Perusahaan
Manajemen produksi memegang peranan penting dalam pengelolaan keuangan, stok barang hingga keberlangsungan usaha. Jika produksi dilakukan secara seimbang dan bijak, perusahaan akan bisa terus maju dan berkembang.
Sebaliknya, saat manajemen produksi buruk, kemungkinan merosotnya pendapatan perusahaan bisa saja terjadi. Manajemen produksi tidak hanya terkait jumlah barang yang dibuat, melainkan juga pemilihan lokasi produksi dan sebagainya.
Dengan demikian dapat dikatakan bahwa fungsi manajemen produksi adalah sebagai pengatur kegiatan produksi dan pengelolaan perputaran barang.
Berikut ini contoh manajemen produksi menurut buku Pengantar Bisnis karya M. Fuad, dkk. (hal. 146).
1. Pemilihan Lokasi Produksi
Memilih lokasi perusahaan dan tempat produksi adalah hal yang perlu diperhitungkan dengan cermat. Hal yang menjadi pertimbangan dalam memilih lokasi yaitu jarak, biaya transportasi, sumber bahan baku.
Contohnya perusahaan pembuat garam, maka pemilihan lokasinya yang paling bijak adalah di daerah yang berdekatan dengan laut.
2. Rancangan Tata Letak
Rancangan tata letak membahas tentang rencana arus kerja, kemungkinan waktu yang diperlukan untuk melaksanakan proses produksi, dan kemungkinan kerusakan barang yang bisa terjadi.
Rancangan ini akan mampu meminimalisir biaya tak terduga yang bisa muncul karena proses pergerakan produksi. Contohnya membuat aturan pemakaian mesin pembungkus mi instan yang tidak boleh lebih dari 5 jam untuk menghindari kerusakan mesin.
3. Rancangan Tugas
Rancangan tugas berkaitan dengan tugas SDM yang menempati posisi tertentu. Rancangan mengenai tugas yang matang ini akan mampu mengoptimalkan kinerja perusahaan.
Misalnya karyawan A bagian packing, karyawan B bagian labeling, karyawan C bagian produksi dan lain sebagainya.
4. Strategi Produksi dan Operasi
Strategi produksi dan operasi berkaitan dengan kapasitas produksi yang bisa dilakukan dalam kurun waktu tertentu. Hal berupa mutu bahan, persediaan bahan baku, kapasitas produksi dan prosesnya adalah beberapa poin yang menjadi fokus dalam strategi ini.
Contohnya perusahaan keripik pisang yang memiliki stok bahan baku 1 ton, mampu memproduksi 200 kg keripik dalam sehari dengan mempekerjakan 50 orang karyawan.
Baca juga: Manajemen Strategi: Pengertian dan Fungsinya dalam Bisnis
Contoh manajemen produksi di atas bisa jadi bahan referensi untuk melakukan produksi agar kegiatan perusahaan berjalan efisien. (IMA)
