Konten dari Pengguna

25 Contoh Kerata Basa Jawa beserta Arti yang Sering Digunakan

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh kerata basa. Sumber: pexels.com/Nietjuh
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh kerata basa. Sumber: pexels.com/Nietjuh

Akronim tidak hanya dipelajari oleh siswa dalam Bahasa Indonesia saja, melainkan juga dalam bahasa Jawa. Akronim dalam bahasa Jawa disebut dengan kerata basa dan contoh kerata basa salah satunya adalah sirah yang berarti isinya roh.

Adapun sebutan lain dari kerata basa adalah jarwa dhosok yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari seperti permainan kata. Tentu saja di pelajaran bahasa Jawa, siswa akan belajar mengenai kerata basa.

Contoh Kerata Basa dan Artinya

Ilustrasi contoh kerata basa. Sumber: pexels.com/Nietjuh

Mengutip dari buku Membaca dan Membaca Lagi: (Re)Interpretasi Fiksi Indonesia 1980-1995, Pamela Alien, (2004:109), pengertian kerata basa adalah berasal dari linguistik bahasa Jawa. Kata kerata artinya asal usul dan basa artinya adalah bahasa.

Jadi, pengertian kerata basa adalah kata berdasarkan asal-usulnya dalam bahasa Jawa. Dulu hingga sekarang, kerata basa sering diucapkan dalam interaksi sehari-hari bahkan diterapkan dalam permainan kata.

Agar lebih mudah memahami apa yang dimaksud dengan kerata basa, bisa simak beberapa contoh kerata basa dan arti di bawah ini.

  1. Sirah = isinya roh

  2. Guru = digugu lan ditiru

  3. Gusti = bagusing ati

  4. Bocah = mangane kaya kebo atau pagaweane ora kecacah

  5. Mantu = dieman-eman meksa metu

  6. Sepuh = sabdane ampuh

  7. Buta = kalbusing ora ditata

  8. Cangkem = yen orang dicangcangora mingkem

  9. Tebu = antebing kalbu

  10. Lemah = tileme menusa

  11. Kangkung = ingkang linangkung

  12. Bapak = bab apa-apa pepak

  13. Sekuter = sambi sedheku mlayu banter

  14. Anak = karep apa-apa kudu aan lan enak

  15. Kuping = kaku njepiping

  16. Desember = gedhe-gedhene sumber

  17. Januari = hujan saben hari

  18. Batur = embat-embate tutur

  19. Cangkir = nyancang pikir

  20. Weteng = ruwet tur peteng

  21. Garwa = sigaraning nyawa

  22. Tandur = noto karo mundur

  23. Tayup = ditata supaya guyup

  24. Tumpeng = tumindak sing lempeng

  25. Saru = kasar lan keliru

Contoh kerata basa Jawa di atas adalah kata-kata yang sering diucapkan dalam kehidupan sehari-hari dan memiliki makna tertentu dalam masyarakat Jawa. Kata-kata tersebut diajarkan secara turun temurun kepada anak dan cucu. (GTA)

Baca Juga: 20 Contoh Soal UKK Bahasa Jawa Kelas 2 Semester 2 dan Kunci Jawaban