28 Contoh Besaran Pokok dan Besaran Turunan yang Penting Diketahui

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh besaran pokok dan besaran turunan penting untuk diketahui karena digunakan untuk transaksi dan komunikasi sehari-hari. Tanpa besaran, tidak akan ada kesepakatan tentang ukuran sesuatu.
Ketidaksepakatan ukuran akan menimbulkan kesalahpahaman, bahkan perselisihan. Pada bidang tertentu, ketidaktepatan ukuran akan membahayakan. Karena itu, besaran pokok dan umum telah diatur secara internasional.
Contoh Besaran Pokok dan Besaran Turunan
Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka. Besaran ada bermacam-macam.
Dikutip dari Praktis Belajar Fisika untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas / Madrasah Aliyah, Aip Saripudin dan Kawan-kawan (2007:10), besaran dalam fisika dikelompokkan menjadi besaran pokok dan besaran turunan.
Berikut adalah contoh besaran pokok dan besaran turunan tersebut:
1. Besaran Pokok
Besaran pokok adalah besaran yang ditetapkan lebih dahulu dan tidak bergantung pada besaran yang lain.
Berikut adalah 7 besaran pokok dalam Sistem International (SI), yaitu:
Satuan Lambang
Panjang meter m
Massa kilogram kg
Waktu sekon (detik) s
Arus listrik ampere A
Suhu kelvin K
Intensitas cahaya kandela cd
Jumlah zat mole mol
Selain itu, ada 2 tambahan pada besaran pokok dalam Sistem Internasional, yaitu:
Satuan Lambang
Sudut datar radian rad
Sudut ruang steradian sr
2. Besaran Turunan
Besaran turunan adalah besaran yang diturunkan dari beberapa besaran pokok.
Contoh, rumus luas adalah panjang kali lebar. Ini berarti besaran luas tersebut diturunkan dari dua besaran yang sama, yaitu panjang dengan satuan meter. Hasilnya adalah satuan meter persegi.
Berikut adalah besaran turunan tersebut:
Satuan Lambang
Luas m² L
Volume m³ V
Massa jenis kg/m³ ρ
Kecepatan m/s v
Percepatan m/s² a
Selain mengikuti nama satuan yang merupakan turunan dari besaran pokok, ada juga besaran turunan yang memiliki nama satuan sendiri. Berikut adalah besaran turunan yang memiliki nama satuan tersendiri:
Satuan Lambang
Gaya newton N
Energi joule J
Daya watt W
Tekanan pascal Pa
Frekuensi hertz Hz
Muatan listrik coulomb C
Beda potensial volt V
Hambatan listrik ohm Ω
Kapasitas kapasitor farad F
Fluks magnetik weber Wb
Induksi magnetik tesla T
Induktansi henry H
Fluks cahaya lumen ln
Kuat penerangan lux lx
Baca juga: Jenis-jenis Gaya dalam Fisika beserta Sifatnya
Itulah contoh besaran pokok dan besaran turunan yang penting untuk diketahui karena digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Daftar di atas akan membuat komunikasi lebih lancar kerena dapat menggunakan besaran yang sama dengan lawan bicara. (lus)
