Konten dari Pengguna

28 Contoh Besaran Pokok dan Besaran Turunan yang Penting Diketahui

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh besaran pokok dan besaran turunan. Sumber: unsplash.com/Mateo.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh besaran pokok dan besaran turunan. Sumber: unsplash.com/Mateo.

Contoh besaran pokok dan besaran turunan penting untuk diketahui karena digunakan untuk transaksi dan komunikasi sehari-hari. Tanpa besaran, tidak akan ada kesepakatan tentang ukuran sesuatu.

Ketidaksepakatan ukuran akan menimbulkan kesalahpahaman, bahkan perselisihan. Pada bidang tertentu, ketidaktepatan ukuran akan membahayakan. Karena itu, besaran pokok dan umum telah diatur secara internasional.

Contoh Besaran Pokok dan Besaran Turunan

Ilustrasi contoh besaran pokok dan besaran turunan. Sumber: unsplash.com/JenniferBurk.

Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka. Besaran ada bermacam-macam.

Dikutip dari Praktis Belajar Fisika untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas / Madrasah Aliyah, Aip Saripudin dan Kawan-kawan (2007:10), besaran dalam fisika dikelompokkan menjadi besaran pokok dan besaran turunan.

Berikut adalah contoh besaran pokok dan besaran turunan tersebut:

1. Besaran Pokok

Besaran pokok adalah besaran yang ditetapkan lebih dahulu dan tidak bergantung pada besaran yang lain.

Berikut adalah 7 besaran pokok dalam Sistem International (SI), yaitu:

Satuan Lambang

  1. Panjang meter m

  2. Massa kilogram kg

  3. Waktu sekon (detik) s

  4. Arus listrik ampere A

  5. Suhu kelvin K

  6. Intensitas cahaya kandela cd

  7. Jumlah zat mole mol

Selain itu, ada 2 tambahan pada besaran pokok dalam Sistem Internasional, yaitu:

Satuan Lambang

  1. Sudut datar radian rad

  2. Sudut ruang steradian sr

2. Besaran Turunan

Besaran turunan adalah besaran yang diturunkan dari beberapa besaran pokok.

Contoh, rumus luas adalah panjang kali lebar. Ini berarti besaran luas tersebut diturunkan dari dua besaran yang sama, yaitu panjang dengan satuan meter. Hasilnya adalah satuan meter persegi.

Berikut adalah besaran turunan tersebut:

Satuan Lambang

  1. Luas m² L

  2. Volume m³ V

  3. Massa jenis kg/m³ ρ

  4. Kecepatan m/s v

  5. Percepatan m/s² a

Selain mengikuti nama satuan yang merupakan turunan dari besaran pokok, ada juga besaran turunan yang memiliki nama satuan sendiri. Berikut adalah besaran turunan yang memiliki nama satuan tersendiri:

Satuan Lambang

  1. Gaya newton N

  2. Energi joule J

  3. Daya watt W

  4. Tekanan pascal Pa

  5. Frekuensi hertz Hz

  6. Muatan listrik coulomb C

  7. Beda potensial volt V

  8. Hambatan listrik ohm Ω

  9. Kapasitas kapasitor farad F

  10. Fluks magnetik weber Wb

  11. Induksi magnetik tesla T

  12. Induktansi henry H

  13. Fluks cahaya lumen ln

  14. Kuat penerangan lux lx

Baca juga: Jenis-jenis Gaya dalam Fisika beserta Sifatnya

Itulah contoh besaran pokok dan besaran turunan yang penting untuk diketahui karena digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Daftar di atas akan membuat komunikasi lebih lancar kerena dapat menggunakan besaran yang sama dengan lawan bicara. (lus)