Konten dari Pengguna

3 Ancaman Globalisasi yang Dihadapi Indonesia di Bidang Pertahanan dan Keamanan

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ancaman Globalisasi yang Dihadapi Indonesia di Bidang Pertahanan dan Keamanan. Sumber: unsplash.com/ Specna Arms
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ancaman Globalisasi yang Dihadapi Indonesia di Bidang Pertahanan dan Keamanan. Sumber: unsplash.com/ Specna Arms

Ancaman globalisasi yang dihadapi Indonesia di bidang pertahanan dan keamanan adalah hal yang perlu diwaspadai. Sebagai warga negara yang baik, sudah seharusnya untuk ikut serta dalam menjaga keutuhan negara.

Salah satu caranya adalah dengan mengenali ancaman globalisasi yang mengancam keutuhan NKRI. Kemudian berusaha untuk menghalau pengaruh buruk dari ancaman tersebut.

Mengenali Ancaman Globalisasi yang Dihadapi Indonesia di Bidang Pertahanan dan Keamanan

Ilustrasi Ancaman Globalisasi yang Dihadapi Indonesia di Bidang Pertahanan dan Keamanan. Sumber: unsplash.com/Mufid Majnun

Pertahanan dan keamanan suatu negara dapat terancam akibat efek globalisasi yang ada saat ini. Apa saja bentuk ancaman globalisasi yang dihadapi Indonesia di bidang pertahanan dan keamanan? Berikut adalah rinciannya.

1. Budaya Asing yang Menggerus Budaya Lokal

Menurut buku Antologi Tulisan Ilmu Hukum Jilid 10 oleh Prof. Dr. O.C. Kaligis, S.H., M.H.  (2021:5), salah satu ancaman bahaya dari globalisasi adalah tergerusnya nilai-nilai budaya lokal dari Indonesia.

Masuknya budaya asing yang bisa diserap dengan mudah tanpa disaring terlebih dahulu merupakan ancaman nyata yang sering tidak disadari masyarakat. Lambat laun budaya asing tersebut dapat menyingkirkan bahkan menghapus budaya-budaya lokal.

Contohnya budaya menggunakan pakaian terbuka ala negara Barat, hilangnya sopan santun terhadap orang tua karena menirukan budaya asing yang tidak memanggil orang tua dengan sebutan Bu, Pak dan sebagainya.

2. Terorisme

Pertahanan dan keamanan negara paling rentan diserang terorisme. Upaya-upaya oknum tertentu untuk memecah belah bangsa dan tanah air tidak henti-hentinya dilakukan.

Terorisme bahkan tidak hanya menyerang secara fisik melainkan melalui ideologi yang secara sembunyi-sembunyi diberikan kepada generasi muda.

Gerakan "cuci otak" ini tidak diberikan secara terang-terangan. Sasarannya pun adalah remaja yang masih tidak stabil secara emosional sehingga mudah terprovokasi.

3. Perang Cyber

Zaman digital seperti saat ini, data-data bisa diperoleh dengan mudah. Ancaman berupa pencurian data negara dan sebagainya akan sangat membahayakan pertahanan dan keamanan tanah air.

Pembajakan situs penting negara oleh hacker tidak bertanggung jawab adalah hal yang mampu mencoreng nama negara sekaligus merusak pertahanannya secara tidak langsung.

Baca juga: Mengenal Bentuk-Bentuk Pemerintahan Negara di Seluruh Dunia

Ancaman globalisasi yang dihadapi Indonesia di bidang pertahanan dan keamanan bisa berwujud tiga hal yang telah disebutkan di atas. Semoga bisa makin mewaspadai akan ancaman yang bisa terjadi kapan saja. (IMA)