Konten dari Pengguna

3 Bahan Baku Tauco dan Cara Pembuatannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bahan baku tauco. Sumber foto: Pixabay/lpegasu
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bahan baku tauco. Sumber foto: Pixabay/lpegasu

Tauco merupakan bumbu penyedap masakan yang memiliki rasa cenderung gurih. Bahan baku tauco yaitu berupa kedelai dan diproses melalui tahap pemeraman.

Aroma maupun rasa tauco sangat khas serta menonjol. Itulah sebabnya, resep-resep masakan Indonesia banyak yang menggunakan tauco sebagai pelengkapnya.

Bahan Baku Tauco dan Penjelasannya

Ilustrasi bahan baku tauco. Sumber foto: Pixabay/pnmralex

Berdasarkan buku IPA Terpadu (Biologi, Kimia, Fisika), Djoko Arisworo, (hal.112), tauco adalah suatu produk fermentasi oleh kapang atau jamur. Tauco memiliki kekentalan seperti pasta, berwarna kuning sampai cokelat kemerah-merahan.

Tauco dapat dibedakan menjadi dua jenis, berupa tauco basah dan kering. Sementara itu menurut rasanya, tauco terbagi menjadi tauco asin serta manis.

Meskipun memiliki rasa dan tekstur tidak sama, bahan pembuatan tauco secara umum tidak berbeda. Untuk lebih memahaminya, di bawah ini merupakan penjelasan dari masing-masing bahan dalam pengolahan tauco.

1. Kedelai

Bahan baku tauco adalah kedelai, baik jenis Glycine max (kedelai kuning) ataupun Glycine soja (kedelai hitam). Keduanya dapat diperoses menjadi tauco yang berkualitas baik. Meskipun demikian, jenis kedelai yang sering digunakan adalah kedelai hitam.

2. Tepung

Bahan tambahan untuk mengolah tauco salah satunya adalah tepung (tepung beras, tepung ketan, atau jenis lainnya). Tepung berperan sebagai sumber karbohidrat yang dapat meningkatkan kadar pati.

Selain itu, tepung juga mempunyai fungsi sebagai media pertumbuhan kapang dan penambah aroma. Pasalnya, zat yang terdapat pada tepung membantu pembentukan asam-asam organik, alkohol, dan senyawa-senyawa lain guna menciptakan aroma khas.

3. Bumbu

Tidak hanya tepung, pada tauco juga memerlukan bahan tambahan lain, seperti bumbu (garam, gula) dalam pembuatannya. Bahan ini memiliki peran penting untuk menghasilkan cita rasa.

4. Ragi

Ragi adalah bahan yang berperan penting pada pengolahan tauco. Sebab, tanpa adanya ragi proses fermentasi kedelai tidak dapat dilakukan.

Cara Pembuatan Tauco

Ilustrasi bahan baku tauco. Sumber foto: Pixabay/touchngo

Setelah mengenali bahan baku tauco, belum lengkap rasanya apabila tidak mengetahui tahap pengolahan produk tersebut. Karena itu, mengutip buku Teknologi Fermentasi Pangan Tradisional dan Produk Olahannya, R. Haryo Bimo Setiarto, S.Si, M. Si, (204-205).

  1. Siapkan bahan baku kedelai yang akan digunakan. Lakukan pencucian dan perendaman dalam air bersih.

  2. Alat-alat yang akan dipakai dipersiapkan terlebih dahulu.

  3. Tepung ketan sebanyak setengah bagian dari jumlah total kedelai, disangrai dengan wajan.

  4. Tepung ketan yang sudah disangrai diberi laru tauco (ragi tempe), perbandingan 1 satu sendok teh per 1 kilogram kedelai. Kemudian, campur dengan kedelai yang sudah masak dan aduk sampai merata.

  5. Setelah semua bahan tercampur taruh pada tampah yang telah dialasi kain saring, ratakan, lalu ditutup dengan tampah lain untuk diperam selama 3 hari.

  6. Proses selanjutnya adalah dijemur hingga kering dan dihancurkan dari gumpalan kapangnya.

  7. Hasil peraman yang sudah dihancurkan dari dicampur dengan larutan air garam dan direndam selama 4 minggu.

  8. Setelah itu, bahan tauco yang telah direndam diberi tambahan gula aren sebelum direbus sampai agak kental.

Jadi, bahan baku tauco adalah kedelai yang buat melalui beberapa tahap pengolahan. Sebagai bumbu serbaguna, tauco menjadi bagian dari masakan Indonesia yang mampu menghadirkan cita rasa unik dan lezat. (Riyana)

Baca Juga: Mengenal Mikroorganisme Tauco dalam Pembuatan Saus Tauco atau Saus Tiram