3 Bentuk Kritik Tari beserta Pengertian dan Fungsinya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tari adalah seni pertunjukan yang dapat mendapatkan berbagai bentuk kritik. Bentuk kritik tari pun bukan hanya satu, tapi ada beberapa jenis yang biasa digunakan. Kritik tersebut tentunya memiliki fungsi yang sangat penting.
Kritik berperan penting dalam mengembangkan dan memperbaiki kualitas sebuah pertunjukan tari. Dapat membantu penari dan koreografer untuk mengembangkan kemampuan artistik dan teknis serta meningkatkan pemahaman dan ekspresi dalam tarian mereka.
Pengertian Bentuk Kritik Tari dan Fungsinya
Pengertian kritik tari adalah proses evaluasi dan analisis yang dilakukan terhadap pertunjukan tari. Proses tersebut melibatkan pemahaman dan penilaian terhadap berbagai aspek pertunjukan, termasuk aspek artistik, teknis, interpretatif, dan estetika.
Tujuan dari kritik tari adalah untuk memberikan pandangan yang mendalam tentang kualitas pertunjukan tari. Bentuk kritik tari dapat mencakup berbagai elemen, seperti penilaian terhadap gerakan penari, ekspresi, kostum, desain panggung, musik, dan konsep lainnya dari karya seni tari.
Berdasarkan buku Buku Siswa Seni Budaya SMA/MA Kelas 10, Jelly Eko Purnomo, S.Pd, 2021, beberapa fungsi kritik tari adalah:
Memberikan feedback yang konstruktif kepada penari, koreografer, dan semua yang terlibat dalam produksi tari.
Sebagai saranan komunikasi antara para seniman, kritikus, dan tentunya pembaca.
Sebagai bentuk evaluasi diri bagi para pencipta karya seni, khususnya tari.
Untuk dapat meningkatkan kualitas karya tari
3 Bentuk Kritik Tari yang Umum Digunakan
Ada 3 bentuk dari kritik tari yang biasa digunakan. Bentuk-bentuk tersebut adalah sebagai berikut.
1. Kritik Impresionistik
Ini adalah kritik sebagai bentuk evaluasi yang didasarkan pada kesan pribadi yang sangat subjektif terhadap suatu karya seni. Jadi, memang sangat mempertimbangkan selera pribadi, dan bisa saja berubah sewaktu-waktu.
2. Kritik Penghakiman
Kritik penghakiman adalah penilaian yang menggunakan deduksi dengan ketat mengikuti standar tertentu. Tujuannya adalah untuk menentukan apakah karya seni tersebut memiliki kualitas yang baik atau sebaliknya.
3. Kritik Teknis
Ini adalah bentuk tinjauan yang bertujuan untuk mengidentifikasi kekurangan-kekurangan spesifik dalam suatu karya seni. Tujuan lainnya adalah untuk membantu penciptanya memperbaiki kesalahan-kesalahan tersebut di masa yang akan datang.
Baca Juga: Tahapan Menulis Kritik Tari beserta Contohnya
Itu tadi beberapa bentuk kritik tari dan fungsi pentingnya bagi perkembangan suatu karya seni tari. Secara tidak langusng, kritik tersebut juga bisa memberikan pemahaman dan apresiasi seni tari bagi penonton. (DNR)
