3 Cara Mengatasi Tantangan dalam Mempromosikan Kode Etik Guru di Sekolah

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap tenaga pendidik perlu mengetahui apa saja kode etik beserta cara mengatasi tantangan dalam mempromosikan kode etik guru di sekolah. Tujuannya agar bisa mendukung perkembangan siswa.
Ini juga salah satu pertanyaan yang diajukan dalam PPG tahun 2025 di Modul 3 Topik 3. Guru harus bisa mengidentifikasi tantangan yang akan dihadapi serta mencari solusi atas permasalahan tersebut.
Bagaimana Cara Mengatasi Tantangan dalam Mempromosikan Kode Etik Guru?
Mengutip dari buku Buku Ajar Kode Etik Profesionalisme Guru, Maria Titik Windarti, (2023:3), kode etik guru adalah pedoman untuk tenaga pendidik selama mengajar di sekolah. Dalam kode etik dijelaskan bagaimana guru harus bersikap dan berperilaku di depan muridnya.
Bisa juga diartikan sebagai norma/peraturan/aturan yang harus ditaati oleh guru-guru di Indonesia dalam menjalankan tugasnya sebagai profesional di bidang pendidikan.
Setiap guru harus mengetahui apa saja kode etik tenaga pendidik sehingga bisa mewujudkan sekolah yang ramah anak. Tentang kode etik ini diperdalam melalui program Pendidikan Profesi Guru tahun 2025.
Guru harus bisa menjawab pertanyaan seperti cara mengatasi tantangan dalam mempromosikan kode etik guru di sekolah. Lantas apa jawaban dari pertanyaan tersebut? Ini penjelasan selengkapnya.
1. Tantangan Pertama: Kesulitan Mengutamakan Kepentingan Siswa dari Kepentingan Pribadi
Solusi atas permasalahan ini adalah memantapkan kembali niat awal dan tujuan menjadi guru. Mengingat niat awal akan membantu mengurutkan prioritas sebagai tenaga pendidik.
2. Tantangan Kedua: Sulit Membedakan Perlakuan Siswa berdasarkan Status Sosial Wali Murid
Cara mengatasi tantangan kedua adalah menanamkan pemikiran bahwa setiap siswa itu sama dan tidak boleh mendiskriminasi anak berdasarkan latar belakang orang tua.
3. Tantangan Ketiga: Menggunakan Metode Belajar yang Sama padahal Kondisi Anak Berbeda-beda
Jika menghadapi masalah seperti ini, guru bisa menguasai beberapa metode pembelajaran sehingga lebih bervariasi. Guru juga bisa menggunakan media pembelajaran yang relevan dengan kelas anak.
Tiga cara mengatasi tantangan dalam mempromosikan kode etik guru di sekolah di atas memberi referensi bagi tenaga pendidik yang memiliki masalah serupa. (GTA)
Baca Juga: MPLS 2025 Kapan Dilaksanakan? Simak Jawabannya di Sini
