Konten dari Pengguna

3 Cerita tentang Hewan Peliharaan yang Pendek

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cerita tentang hewan peliharaan. Sumber: pexels.com/CottonbroStudio.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cerita tentang hewan peliharaan. Sumber: pexels.com/CottonbroStudio.

Cerita tentang hewan peliharaan disukai anak-anak. Meski tak semua anak memiliki hewan peliharaan, tapi anak-anak sering meminta orang tua mengulang cerita-cerita seperti ini.

Di sekolah, hewan peliharaan dijadikan sarana untuk meningkatkan minat baca dan tulis siswa. Siswa akan diberi tugas untuk bercerita tentang tema favorit anak-anak ini.

Cerita tentang Hewan Peliharaan

Ilustrasi cerita tentang hewan peliharaan. Sumber: pexels.com/JasminChew.

Dikutip dari Panduan Pembelajaran Tematik untuk SD/MI Kelas 1 Semester 1, Nasar dan Kawan-kawan (2010:174), cerita tentang hewan peliharaan digunakan untuk belajar mendeskripsikan benda di sekitar dan fungsi anggota tubuh dengan sederhana.

Untuk dapat bercerita, terlebih dahulu siswa melakukan pengamatan terhadap hewan peliharaan, lalu mencari kata-kata yang tepat untuk hasil pengamatannya itu. Dari praktik sederhana tapi menyenangkan inilah akan dihasilkan penulis-penulis andal.

Berikut adalah beberapa cerita tentang hewan peliharaan seperti kucing yang menarik.

1. Kongo Melarikan Diri

Sudah dua hari Kongo melarikan diri. Kongo adalah seekor sugar glider kesayangan Alif. Kongo adalah hadiah naik kelas dari ayah.

Kongo terbang ketika Alif memberinya makan di halaman belakang. Bunda membantu mencari Kongo dengan menuliskan pengumuman di grup Whatsapp. Tapi Kongo tidak juga ketemu.

Sebelum makan malam, tiba-tiba bunda berteriak, "Kongo ketemu!"

Rupanya Kongo pergi ke rumah Pak Isa yang sedang panen jambu. Bu Isa mengirimkan foto Kongo yang lucu sedang memegang jambu. Alif segera diantar ayah menjemput Kongo.

2. Kukuk Dikurung

Liburan lalu, oma memberi Ameena anak ayam, yang diberi nama Kukuk. Ameena sangat menyayangi anak ayam ini. Setiap hari Ameena menyuapi Kukuk.

Ibu tidak setuju Ameena membawa pulang Kukuk. Kata ibu, Kukuk akan membuat rumah kotor. Karena Ameena menangis, akhirnya Kukuk dibawa pulang.

Kukuk semakin besar dan suka main jauh. Hari ini ibu mendapat laporan bahwa Kukuk merusak pot tomat milik Bu Ana dengan cakarnya. Ibu marah, lalu mengurung Kukuk di halaman belakang.

3. Mimi Opname

Dina mengelus-elus Mimi yang diam saja sejak kemarin. Kucing ini tidak mau makan dan terlihat lemas. Mimi harus segera dibawa ke dokter.

Ayah mengantar Dina dan Mimi ke dokter Ara. Dokter Ara tampak sangat khawatir. Dokter Ara memanggil perawat untuk memegangi Mimi karena Mimi akan disuntik.

Dokter Ara menyarankan agar Mimi diopname. Ayah setuju. Dina juga setuju meski sepanjang perjalanan pulang ke rumah, Dina tampak murung.

"Jangan khawatir. Dokter Ara akan merawat Mimi dengan baik. Besok sore kita bisa menengoknya," hibur ayah.

Baca juga: Mengenal Jenis-jenis Buku Cerita Bergambar untuk Anak-anak

Cerita tentang hewan peliharaan merupakan tema bacaan sepanjang masa. Tema ini akan membantu meningkatkan literasi siswa. (lus)