Konten dari Pengguna

3 Ciri Kebahasaan Surat Lamaran Pekerjaan yang Wajib Diketahui Pelamar Kerja

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri kebahasaan surat lamaran pekerjaan. Sumber: unsplash.com/ João Ferrão
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri kebahasaan surat lamaran pekerjaan. Sumber: unsplash.com/ João Ferrão

Ciri kebahasaan surat lamaran pekerjaan yang paling menonjol adalah bahasanya yang santun dan menggunakan kata baku. Karena sifat surat lamaran yang resmi maka gaya bahasanya juga formal.

Formalitas dalam surat lamaran pekerjaan merupakan sesuatu yang mutlak. Sebab dunia kerja adalah dunia yang formal dan tidak bisa disamakan dengan lingkungan pergaulan sehari-hari.

3 Ciri Kebahasaan Surat Lamaran Pekerjaan

Ilustrasi ciri kebahasaan surat lamaran pekerjaan. Sumber: unsplash.com/ Sebastian Herrmann

Surat lamaran dibuat oleh pelamar kepada perusahaan. Untuk membuatnya, perlu diketahui ciri kebahasaan surat lamaran pekerjaan. Berikut penjelasan seperti yang dikutip dari Buku Ajar Bahasa Indonesia untuk Kelas XII SMK karya Fitri Itut Rahayu (2022:15).

1. Menggunakan Kalimat Efektif

Kalimat yang dipakai berupa kalimat efektif yang tidak bertele-tele. Bahasa yang digunakan pun tidak berlebihan.

Contoh kalimat efektif: Saya melamar di perusahaan ini karena melihat info lowongan pekerjaan yang dibutuhkan sesuai dengan kemampuan dan keterampilan saya.

2. Menyesuaikan dengan EYD

Bahasa dalam surat lamaran pekerjaan menggunakan bahasa Indonesia baku, dan ejaan yang benar sesuai EYD (Ejaan yang Disempurnakan). Contohnya:

  1. Terimakasih menjadi Terima kasih

  2. Info menjadi informasi

3. Koherensi Kalimat

Kalimat koheren atau padu, saling bersambung dan runtut. Dalam surat lamaran pekerjaan, hal yang dibahas antar paragraf selalu bersambung, atau tidak membahas hal lain yang tidak relevan.

Baca juga: Ciri-ciri Surat Resmi beserta Fungsi dan Contohnya

Contoh kalimat yang koheren: Sehubungan dengan iklan lowongan pekerjaan yang dibuka di perusahaan Bapak/Ibu, saya bermaksud melamar pekerjaan dengan posisi customer service.

4. Penggunaan Kata Ganti Orang yang Formal

Penggunaan kata ganti orang (pronomina) juga menjadi ciri kebahasaan surat lamaran pekerjaan, yaitu Bapak atau Ibu. Selain itu, penggunaan kata hubung (konjungsi) antarkalimat sangat terlihat, yaitu sehubungan dengan itu.

5. Penggunaan Tanda Baca

Penggunaan tanda baca dalam surat lamaran pekerjaan hanya ada empat, yaitu tanda baca koma (,); titik (.); garis miring (/) dan titik dua (:). Biasanya diletakkan pada keterangan nama dan identitas pelamar.

Contoh:

  1. Nama: Sulastri

  2. Kepada Yth. Bapak/Ibu

  3. Terima kasih.

Ciri kebahasaan surat lamaran pekerjaan yang paling utama adalah bahasanya formal, menggunakan kata baku sesuai EYD, kata ganti orang selalu Bapak atau Ibu serta disusun dengan kalimat yang efektif dan koheren. (IMA)