Konten dari Pengguna

3 Contoh Artikel Sejarah Indonesia Singkat

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh artikel sejarah Indonesia singkat. Sumber: Pixabay/Qimono
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh artikel sejarah Indonesia singkat. Sumber: Pixabay/Qimono

Contoh artikel sejarah Indonesia dapat ditemui dalam buku maupun internet. Artikel ini tentunya membahas dan menceritakan persitiwa yang ada di Indonesia dengan rentang waktu yang sangat panjang, dimulai sejak zaman prasejarah, penjajahan, hingga kemerdekaan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), artikel adalah karya tulis lengkap. Misalnya, seperti laporan berita atau esai dalam majalah, surat kabar, dan sebagainya.

Cara Membuat Artikel

Ilustrasi cara membuat artikel. Sumber: Pixabay/Janeb13

Dikutip dalam buku Panduan Praktis Menulis Artikel, Ir. Syatrya Utama, M.M, dan Windi Listianingsih, S.Pi (2019:2), artikel merupakan tulisan atau karangan pendek nonfiksi, sekitar 300-1000 kata, yang membahas topik tertentu dan sedang aktual.

Artikel menggunakan tulisan dengan bahasa yang singkat jelas dan sederhana ini mengundang pendapat atau pandangan seseorang yang didukung dengan data dan fakta. Sehingga dapat diartikan bahwa artikel bukan merupakan berita (news) tetapi opini (views).

Adapun cara membuat artikel secara umum, yaitu

  1. Temukan ide yang unik dan menarik.

  2. Membuat judul yang menarik.

  3. Buat rangkaian teks yang jelas dan terstruktur.

  4. Gunakan rujukan yang bisa dipercaya. Rujukan dapat bersumber dari data yang diperoleh dari buku-buku, jurnal atau penelitian terdahulu yang sudah dipublikasikan.

  5. Membuat paragraf pembuka yang singkat dan padat.

  6. Menggunakaan visual seperti ilustrasi atau gambar. Visual bisa menarik perhatian pembaca dan memperjelas pesan yang ingin disampaikan.

  7. Membaca ulang artikel.

  8. Berlatih menulis dengan rutin.

Contoh Artikel Sejarah Indonesia

Ilustrasi contoh artikel sejarah Indonesia. Sumber: Pixabay/Tama66

Dalam sejarah Indonesia banyak persitiwa yang dapat diceritakan dan dibuat menjadi artikel. Adapun contoh artikel sejarah Indonesia, yaitu sebagai berikut.

Contoh 1 Artikel Peristiwa Rengasdengklok

Sejarah Kemerdekaan Indonesia juga tidak lepas dari peristiwa Rengasdengklok. Peristiwa ini terjadi sebelum proklamasi kemerdekaan Indonesia, tepatnya pada 16 Agustus 1945. Setelah berita kekalahan Jepang menyerah tanpa syarat pada sekutu.

Sutan Syahrir (golongan muda) mendesak Mohammad Hatta secepatnya memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Namun, usul Syahrir ditolak karena proklamasi kemerdekaan Indonesia diserahkan pada PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia).

Tetapi, golongan muda berpendapat kemerdekaan harus diraih dan diperjuangkan sendiri, tanpa ikut campur dari tangan Jepang. Kemudian Ir.Sokerno dan Drs. Moh. Hatta dibawa ke luar kota untuk menjauhkan pengaruh Jepang.

Soekarno dan Hatta kemudian diamankan di markas PETA tepatnya di Rengasdengklok , Sementara itu di Jakarta, Ahmad Soebardjo (golongan tua) bersama Wikana (golongan muda) mengadakan kesepakatan untuk proklamasi di Jakarta.

Laksamana Maeda membolehkan rumahnya menjadi tempat perundingan untuk membuat naskah proklamasi. Kesepakatan tersebut membuat Jusuf Kunto dari pihak pemuda membawa Ahmad Subardjo menjemput Ir. Soekarno ke Rengasdengklok.

Contoh 2 Artikel Zaman Liberal Hindia Belanda di Indonesia

Semakin banyak suara terdengar di Belanda yang menolak sistem tanam paksa dan mendorong sebuah pendekatan yang lebih liberal bagi perusahaan-perusahaan asing. Penolakan sistem tanam paksa ini terjadi karena alasan kemanusiaan dan alasan ekonomi.

Pada 1870 kelompok liberal Belanda memenangkan kekuasaan di parlemen Belanda dan sukses menghilangkan beberapa ciri khas tanam paksa, seperti persentase penanaman beserta keharusan menggunakan lahan dan tenaga kerja untuk tujuan ekspor.

Kelompok liberal ini membuka jalan untuk dimulainya sebuah periode baru dalam sejarah Indonesia yang dikenal sebagai Zaman Liberal (sekitar 1870-1900). Periode ini ditandai dengan pengaruh besar dari kapitalisme swasta dalam kebijakan kolonial di Hindia Belanda.

Pemerintah kolonial pada saat itu kurang lebih memainkan peran sebagai pengawas dalam hubungan antara pengusaha-pengusaha Eropa dengan masyarakat pedesaan Jawa.

Namun, walau kaum liberal mengatakan bahwa keuntungan pertumbuhan ekonomi akan mengucur ke masyarakat lokal, keadaan petani Jawa yang menderita karena kelaparan, kurang pangan, dan penyakit tidak lebih baik di Zaman Liberal dibanding dengan masa Tanam Paksa.

Contoh 3 Artikel Invasi Jepang ke Hindia Belanda

Penjahah Belanda cukup kuat mencegah nasionalisme Indonesia dengan cara menangkap para pemimpinnya dan menekan organisasi-organisasi nasionalis. Namun, para penjajah tidak bisa menghapuskan sentimen nasionalisme yang telah tertanam di hati bangsa Indonesia.

Pada Maret 1942, tentara Jepang, dibakar semangatnya oleh keinginan akan minyak, menyediakan bantuan tersebut dengan menduduki Hindia Belanda. Walau pada awalnya disambut sebagai pembebas oleh penduduk pribumi Indonesia.

Waktu Jepang mengambil alih Hindia Belanda para pejabat Belanda ditempatkan dalam kamp-kamp tawanan dan digantikan dengan orang-orang Indonesia untuk mengerjakan tugas-tugas kepemerintahan.

Tentara Jepang mendidik, melatih dan mempersenjatai banyak kaum muda Indonesia dan memberikan suara politik kepada para pemimpin nasionalis. Ini memampukan para pemimpin nasionalis untuk mempersiapkan masa depan bangsa Indonesia yang merdeka.

Pada bulan-bulan terakhir sebelum penyerahan diri Jepang, yang secara efektif mengakhiri Perang Dunia II, pihak Jepang memberikan dukungan penuh pada gerakan nasionalis Indonesia.

Hancurnya kekuasaan politik, ekonomi, dan sosial pemerintah kolonial Belanda melahirkan sebuah era baru. Pada 17 Agustus 1945, Soekarno dan Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

Baca juga: 2 Contoh Artikel Ilmiah Singkat dan Populer Berbagai Tema

Itu tadi contoh artikel sejarah Indonesia singkat. Dengan mengetahui sejarah yang ada di Indonesia semoga membuat pembaca lebih mencintai negara ini. (MRZ)