3 Contoh Batuan Sedimen dan Manfaatnya dalam Kehidupan Manusia

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh batuan sedimen ternyata ada banyak di dunia. Batuan tersebut terbentuk melalui proses yang panjang dan kemudian berwujud berbeda-beda. Perbedaan bentuknya dipengaruhi oleh agen yang terlibat dalam proses pengendapannya.
Agen pengendapan batuan dapat berupa air, udara bahkan es. Setiap jenis batuan sedimen memiliki manfaat sendiri-sendiri. Ada yang dipakai sebagai bahan bangunan, bahan bakar, sampai bahan baku ornamen hiasan di rumah.
Pengertian dan Contoh Batuan Sedimen
Mengutip dari buku m-edukasi.kemdikbud.go.id, pengertian batu sedimen, yaitu batuan yang terbentuk dari hasil pengendapan materi akibat erosi. Contoh batuan sedimen dikategorikan menjadi 3 jenis antara lain sebagai berikut.
1. Sedimen Aquatis
Proses pembentukan batuan sedimen aquatis disebabkan oleh pengendapan tenaga air. Contohnya batu pasir, batu breksi, dan konglomerat.
2.Sedimen Aeolis atau Aeris
Batuan yang proses pembentukannya terjadi akibat endapan tenaga angin. Contohnya gurun pasir dan tanah loss.
3. Sedimen Glassial
Batuan yang terbentuk akibat adanya endapan gletser atau es. Contohnya drumlin dan moraine yang jarang ada di Indonesia.
Baca juga: Mengenal Jenis-Jenis Batuan, Karakteristik, dan Contohnya
Manfaat Batuan Sedimen dalam Kehidupan Manusia
Manfaat dari batuan sedimen untuk kehidupan manusia amat beragam. Semua berperan dalam memudahkan kegiatan manusia dalam menjalani kehidupannya. Berikut ini nama batuan beserta dengan manfaatnya.
Batu bara, digunakan untuk bahan bakar kereta api dan pembangkit listrik. Letak batu bara ada di dalam perut bumi dan harus melalui proses penambangan untuk memperolehnya.
Batu breksi, digunakan sebagai bahan ukiran dan hiasan rumah tangga, seperti vas bunga, asbak, serta bahan untuk campuran material bangunan.
Batu konglomerat sebagai penghasil hidro karbon, dan bahan bangunan.
Batu kapur (gamping), dimanfaatkan dalam industri semen, bahan campuran bangunan, serta dilelehkan dalam industri karet & ban.
Batu pasir, dimanfaatkan sebagai material pembuatan gelas dan kaca serta berperan dalam industri konstruksi.
Batu gipsum, dimanfaatkan untuk pupuk, bahan kapur tulis, perekat atau lem, mengeraskan bangunan dan penyaring air.
Contoh batuan sedimen memang tidak semuanya ada di Indonesia karena ada batu sedimen yang terbentuk karena gletser atau es yang hanya ditemui di negara 4 musim. Selain itu, manfaat tiap batu berbeda tergantung dari namanya dan bentuknya. (IMA)
