Konten dari Pengguna

3 Contoh Energi Kelautan, Pengertian dan Fungsinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Energi Kelautan. Sumber: unsplash.com/ Joseph Barrientos
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Energi Kelautan. Sumber: unsplash.com/ Joseph Barrientos

Contoh energi kelautan misalnya arus laut, panas laut dan pasang surut air laut. Semua energi tersebut memiliki manfaat bagi kehidupan manusia.

Energi kelautan merupakan energi yang bisa diambil dari aktivitas laut. Indonesia termasuk salah satu negara dengan energi kelautan yang besar karena termasuk negara maritim.

Contoh Energi Kelautan

Ilustrasi Contoh Energi Kelautan. Sumber: unsplash.com/ Thomas Vimare

Pengertian energi kelautan yaitu hasil dari aktivitas laut yang bisa dimanfaatkan untuk konversi energi. Mengutip dari buku Teknik Konversi Energi oleh Andi Muhammad Taufik Ali, S.Pi., M.Pd., dkk. (2022:33), contoh energi kelautan bisa dilihat dari sumber daya energi seperti energi pasang surut air laut, gelombang laut (ombak), arus laut (arus bawah laut) dan energi panas laut.

1. Energi Panas Laut

Energi panas laut dimanfaatkan dalam teknologi Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC). Teknologi ini mengupayakan konversi energi panas suhu air laut menjadi energi listrik.

Hal yang dimanfaatkan adalah siklus perbedaan suhu temperatur air laut dengan suhu laut kedalaman. Pemanfaatan potensi energi panas air laut sebagai sumber energi terbarukan menghasilkan daya pada pompa, turbin dan generator menghasilkan energi listrik.

Di Indonesia, daerah yang memiliki potensi untuk pemanfaatan OTEC adalah perairan wilayah Pulau Tarakan dan Bunyu. Sebab, di sana masuk daerah yang dilalui khatulistiwa sehingga bisa menghasilkan perbedaan air suhu permukaan dan air suhu kedalaman.

2. Pasang Surut Air Laut

Energi pasang surut air laut bisa dijadikan hal untuk membantu proses produksi garam laut. Ketika air laut pasang, air bisa dikumpulkan untuk proses kristalisasi garam.

Ketika air laut surut, kristalisasi garam akan lebih cepat karena panas yang berada di area produksi garam semakin tinggi.

3. Gelombang Laut

Gelombang laut atau ombak yang sangat besar energinya serta tidak pernah berhenti bergerak, bisa dimanfaatkan untuk membangkitkan energi listrik. Energi kinetik pada ombak akan bisa menggerakkan turbin.

Tekanan air laut dalam gelombang alami tersebut bisa naik ke dalam ruang generator turbin. Akibatnya, udara dari ruang generator keluar dan membuat turbin bisa bergerak memutar dan membangkitkan energi listrik.

Baca juga: 7 Contoh Biota Laut dan Manfaatnya

Ulasan di atas menjelaskan contoh energi kelautan yang ada di bumi. Baik ombak, pasang surut hingga panas dari laut ternyata membawa manfaat bagi kehidupan manusia. (IMA)