3 Contoh Fenomena Geosfer Hidrosfer di Alam

Ragam Info
Akun yang membahas berbagai informasi bermanfaat untuk pembaca.
Konten dari Pengguna
11 April 2024 10:25 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Contoh Fenomena Geosfer Hidrosfer. Sumber: unsplash.com/ Todd Turner
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Fenomena Geosfer Hidrosfer. Sumber: unsplash.com/ Todd Turner
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Di alam terdapat banyak fenomena geosfer hidrosfer yang terjadi. Fenomena tersebut berkaitan dengan perairan di permukaan bumi. Contoh fenomena geosfer hidrosfer misalnya erosi air laut, tsunami dan sebagainya.
ADVERTISEMENT
Segala perubahan dan peristiwa yang tidak biasa terjadi pada perairan, namun terjadi sekali waktu merupakan fenomena geosfer hidrosfer. Air laut yang gelombangnya melebihi biasanya, volume air limpasan yang berubah, semuanya adalah bagian dari fenomena alam tersebut.

Contoh Fenomena Geosfer Hidrosfer

Ilustrasi Contoh Fenomena Geosfer Hidrosfer. Sumber: unsplash.com/ Matt Paul Catalano
Menurut buku Geografi untuk SMA/MA The Beginning Grade oleh Sunarno SastroAtmodjo, dkk. (2024:44), hidrosfer adalah perairan yang terdapat di permukaan bumi. Kajian utama hidrosfer terdapat pada seluruh perairan yang ada dipermukaan bumi.
Adapun contoh fenomena geosfer hidrosfer yang ada di alam selalu berhubungan dengan perairan di muka bumi. Berikut ini fenomenanya.

1. Erosi Marine

Erosi marine disebut juga dengan erosi air laut atau abrasi. Penyebabnya adalah gelombang air laut yang mengikis batuan di area pantai.
ADVERTISEMENT
Batu yang terkikis akan lepas partikel batuannya dan mengendap di sekitar batuan. Lambat laun, endapan batuan tersebut bisa membentuk batuan baru maupun cekungan di dalam batuan.

2. Es di Kutub yang Mencair

Suhu bumi yang memanas dari waktu ke waktu akan mengakibatkan es di kutub perlahan mencair. Saat es mencair, maka es yang mencair akan menuju ke lautan.
Volume air laut akan semakin besar akibat mencairnya es di kutub ini. Komposisi air laut memang akan tetap sama, tetapi di beberapa pantai dekat kutub, air laut akan lebih tinggi daripada biasanya.

3. Volume Air Limpasan Berubah

Air limpasan adalah air aliran permukaan yang berasal dari hujan, irigasi pwesawahan san pencairan salju yang seringkali mencapai badan air hilir seperti sungai, waduk dan danau.
ADVERTISEMENT
Volume air limpasan yang berubah juga termasuk ke dalam fenomena geosfer hidrosfer. Air limpasan akan muncul ketika air sudah cukup diserap oleh tanah, terakumulasi di tanah permukaan pada kedalaman tertentu serta mengisi pori-pori tanah dan depresi permukaan tanah.
Beberapa kejadian di atas adalah contoh fenomena geosfer hidrosfer yang terdapat di alam. Semuanya pernah terjadi di bumi. (IMA)