Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
3 Contoh Fungsi Proteksi dalam Keluarga
13 Februari 2024 10:36 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Keluarga berperan penting dalam pemberian nilai positif bagi anggotanya dengan beberapa fungsi yang sejalan. Termasuk contoh fungsi proteksi yang berkaitan dengan perlindungan.
ADVERTISEMENT
Anggota keluarga biasanya terdiri dari suami, istri, anak-anak, hingga yang memilki anggota kekerabatan lainnya. Namun keluarga bisa juga diartikan sebagai suatu unit masyarakat terkecil.
Mengenal Contoh Fungsi Proteksi dalam Keluarga
Keluarga yang berfungsi penuh adalah keluarga yang mampu menjalankan fungsi edukasi, fungsi proteksi, fungsi afeksi, fungsi sosialisasi, reproduksi, religi, ekonomi, dan transformasi.
Menurut buku Pendidikan Agama Kolaboratif, Zainol Huda, S.Sos., M.Pd. (2023:30), fungsi proteksi dalam keluarga berarti bahwa keluarga menjadi tempat perlindungan yang memberikan rasa aman, tentram lahir batin sejak anak-anak berada dalam kandungan ibunya sampai dewasa dan lanjut usia.
Berikut ini adalah beberapa contoh fungsi proteksi dalam keluarga yang penting untuk diketahui sebagai edukasi bersama.
ADVERTISEMENT
1. Perlindungan Fisik
Proteksi mengenai perlindungan fisik berkaitan dengan perlindungan semua anggota keluarga dari kelaparan, kedinginan, kepanasan, dan sebagainya.
Jadi dapat diartikan jika hal tersebut adalah melindungi sesuatu yang berwujud, dapat terlihat, dan tergambar dalam pikiran. Fungsi proteksi ini menghindarkan keluarga dari segala sesuatu yang membahayakan.
2. Perlindungan Mental
Contoh fungsi proteksi dalam keluarga selanjutnya ialah perlindungan mental. Yang dimaksudkan di sini agar anggota keluarga memiliki ketahanan psikis yang kuat agar terhindar dari depresi dan frustasi ketika menghadapi problematika dalam hidup.
Tidak dapat dipungkiri bila keadaan mental berhubungan erat dengan lingkungan keluarga. Sehingga fungsi ini harus menjadi perhatian penting mulai dari hal terkecil hingga masalah yang terbesar.
3. Perlindungan Moral
Selanjutnya adalah proteksi meliputi perlindungan moral dalam keluarga. Maksudnya adalah agar seluruh anggota keluarga mampu menjaga diri dari perbuatan tidak terpuji dan mendorong untuk melakukan perbuatan baik sesuai dengan nilai-nilai dan norma yang ada di masyarakat.
ADVERTISEMENT
Baca Juga: Mengenal 8 Fungsi dari Keluarga
Ketiga contoh fungsi proteksi dalam keluarga tersebut menekankan bahwa pentingnya perlindungan yang utuh. Seluruh anggota keluarga harus saling menjaga mulai dari fisik, mental, hingga moral. (DVA)