Konten dari Pengguna

3 Contoh Gunung Api Perisai beserta Pengertian dan Cirinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Gunung Api Perisai (Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya) Sumber: unsplash.com/ Rohit Tandon
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Gunung Api Perisai (Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya) Sumber: unsplash.com/ Rohit Tandon

Contoh gunung api perisai tidak banyak ditemui di Indonesia. Justru daerah yang memiliki beberapa gunung api perisai adalah di Hawaii. Gunung tersebut terbentuk dari fenomena alam yang terjadi pada gunung itu sendiri.

Gunung api perisai terbilang unik karena berbeda dengan gunung pada umumnya. Bentuknya yang mirip dengan perisai di bagian puncaknya menjadi ciri khas yang hanya dimiliki oleh sedikit gunung di dunia.

3 Contoh Gunung Api Perisai yang Ada di Dunia Disertai Pengertian dan Cirinya

Ilustrasi Contoh Gunung Api Perisai (Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya) Sumber: unsplash.com/ Benjamin Voros

Menurut buku Geografi oleh Troels Raadam (1975:84), pengertian gunung api perisai atau sheild volcanoes adalah gunung yang memiliki tameng yang berasal dari cairan magma yang keluar dari dapur magma.

Dari kejauhan, bentuk gunung api ini berbeda dengan gunung kebanyakan. Sehingga mudah dibedakan dengan gunung lainnya. Selain bentuknya, ada ciri lain yang bisa digunakan untuk mengenalinya. Adapun ciri-ciri gunung api perisai yaitu sebagai berikut:

  1. Sudut kemiringan lerengnya antara 1°-10° dan cukup landai.

  2. Magma cair dari perut bumi meleleh tak tentu arah yang mengakibatkan bentuk lerengnya mirip dengan perisai.

Adapun contoh gunung api perisai yang ada di dunia yaitu terletak di Kepulauan Hawaii, gunung tersebut yaitu sebagai berikut.

  1. Gunung api Mauna Loa

  2. Gunung api Kilanca

  3. Gunung api Mauna Kea

Bentuk hamparan bumi sangat beragam dan gunung api perisai merupakan penampakan alam yang unik. Tidak semua gunung memiliki tameng seperti halnya ketiga gunung yang telah disebutkan di atas.

Setiap gunung memiliki magma dengan karakteristik yang tidak sama. Tetapi gunung api perisai selalu ounya magma yang cair dan tingkat kekentalannya di bawah rata-rata magma gunung lain.

Hal itulah yang menyebabkan magma dapat meluap ke mana-mana dan membentuk kemiringan lereng gunung sedemikian rupa. Magma yang cair jauh lebih mudah bergerak bebas karena sifatnya yang ringan.

Magma tersebut dapat mengering namun membutuhkan waktu agak lama. Tetapi daerah magma yang mengering tersebut mampu bertahan lama.

Baca juga: Persebaran Gunung Api di Indonesia yang Wajib Diwaspadai

Contoh gunung api perisai tersebut bisa terbentuk lantaran adanya tameng yang berbentuk perisai yang berasal dari lelehan magma. (IMA)