Konten dari Pengguna

3 Contoh Hewan Autotomi selain Cicak

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Hewan Autotomi selain Cicak. Sumber: Pexels/Jimmy Chan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Hewan Autotomi selain Cicak. Sumber: Pexels/Jimmy Chan

Autotomi adalah salah satu cara hewan mempertahankan diri. Ada beberapa contoh hewan autotomi selain cicak. Cicak akan menanggalkan buntutnya ketika merasa terancam.

Hewan ini akan menanggalkan anggota geraknya secara otomatis apabila hewan ini merasa terancam. Itulah ciri khas khusus hewan autotomi yang menarik untuk dipelajari.

Contoh Hewan Autotomi selain Cicak

Ilustrasi Contoh Hewan Autotomi selain Cicak. Sumber: Pexels/Francesco Ungaro

Kemampuan makhuk hidup untuk mempertahankan diri berbeda-beda. Salah satunya ialah autotomi. Hal ini dilakukan hewan tersebut untuk beradaptasi dengan lingkungannya.

Menurut buku Tematik Tema 2: Persatuan dalam Perbedaan untuk Kelas 6, Tim Penulis MKM (2021:83), autotomi merupakan kemampuan hewan untuk melindungi diri dengan cara memotong atau memutus salah satu bagian tubuhnya.

Autotomi berasal dari dua kaya yaitu 'auto' yang artinya diri sendiri, dan kata 'tomi' artinya potong atau memotong'. Jadi autotomi berarti memotong bagian dari diri sendiri. Berikut adalah contoh hewan autotomi selain cicak agar dapat menjadi pembelajaran ilmu biologi para siswa.

1. Kadal

Kadal merupakan hewan jenis reptil berkulit sisik. Tubuhnya kecil, ditutupi oleh kulit yang mengkilap, berekor kecil panjang dan berkaki empat.

Habitat kadal sangat luas, meliputi hutan, kebun, sawah, gurun pasir, padang rumput, daerah berawa, hingga pemukiman manusia. Jika merasa terancam, kadal dapat melakukan autotomi, yakni melepas bagian tubuhnya yaitu ekor panjangnya. Setelah satu bulan, ekornya akan mengalami regenerasi.

2. Tokek

Tokek juga merupakan hewan yang dapat melakukan autotomi. Selain suaranya yang khas dan nyaring tersebut, hewan ini mampu melepas ekornya, dan menumbuhkannya kembali.

Sumsum tulang belakang pada ekor tokek mengandung sejumlah besar sel induk dan protein yang diketahui dapat mendukung pertumbuhan sel induk.

3. Kepiting

Hewan yang dapat hidup di darat dan di laut ini, bisa melepaskankan diri ketika ditangkap dengan cara melepas alat geraknya yakni kaki dan capit.

Setelah capitnya tanggal, maka akan tumbuh capit baru yang lebih besar. Namun kepiting ternyata juga berganti cangkang karena mereka terus tumbuh.

Baca juga: 5 Contoh Hewan Melata dan Ciri-Cirinya

Dengan mempelajari contoh hewan autotomi selain cicak, para siswa akan semakin pintar dalam pembelajaran ilmu biologi tentang penyesuaian makhluk hidup. Semoga bermanfaat dan selamat belajar!