Konten dari Pengguna

3 Contoh Kalimat Dialog dalam Teks Negosiasi Berupa Penawaran

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh kalimat dialog dalam teks negosiasi berupa penawaran. Sumber foto: pixabay/geralt
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh kalimat dialog dalam teks negosiasi berupa penawaran. Sumber foto: pixabay/geralt

Contoh kalimat dialog dalam teks negosiasi berupa penawaran merupakan materi yang penting dipelajari. Hal ini dapat digunakan untuk melatih kemampuan pembaca untuk mencapai persetujuan dalam suatu interaksi.

Kalimat negosiasi dapat digunakan untuk beragam situasi, seperti halnya transaksi, kerjasama dan kompetisi. Sekilas teks tersebut hampir sama dengan teks dialog biasa. Adapun struktur yang membedakannya, yaitu adanya unsur pengajuan dan penawaran.

Contoh Kalimat Dialog dalam Teks Negosiasi Berupa Penawaran

Ilustrasi contoh kalimat dialog dalam teks negosiasi berupa penawaran. Sumber foto: pixabay/geralt

Berdasarkan buku Pasti Bisa Bahasa Indonesia untuk SMA/MA Kelas X, Tim Ganesha Operation, (2016:101), teks negosiasi adalah teks yang di dalamnya memuat proses untuk memperoleh suatu kesepakatan.

Teks negosiasi memiliki beberapa ketentuan di antaranya menunjukkan keterlibatan dua pihak atau lebih, berupa dialog, mengandung konflik, dan diselesaikan melalui tawar-menawar.

Untuk lebih memahaminya, berikut kumpulan contoh kalimat dialog dalam teks negosiasi berupa penawaran yang menarik dipelajari dikutip dari buku Pasti Bisa Bahasa Indonesia untuk SMA/MA Kelas X, Tim Ganesha Operation, (2016:102-103).

Contoh 1

Tri: “Saya setuju pemilihan objek wisata ke Bali, hanya waktunya jangan enam hari mengingat perjalanan. Pergi pulang saja menghabiskan waktu tiga hari tiga malam. Saya usul menjadi delapan hari.”

Tika: “Saya tidak setuju. Apakah dengan biaya Rp900.000 cukup? Saya pikir tidak cukup.”

Mawar: “Saya setuju dengan Tri. Saya yakin dengan biaya Rp900.000 cukup, asalkan hotelnya jangan terlalu mahal, yang penting bersih dan nyaman.”

Ketua: “Kalau begitu, kita sudah sepakat. Panitia harus mencari hotel yang sekiranya cukup dengan biaya Rp900.000.”

Contoh 2

Anak: “Hari ini mama masak apa? Ayam goreng, ya, sepertinya?”

Ibu: “Iya, tapi kamu harus makan sayur bayam juga.”

Anak: “Yah, kemarin aku pesan cuma ayam atau daging, kan?”

Ibu: “Mama suruh kamu makan sayur itu supaya kamu sehat.”

Anak: “Tapi, aku tak suka sayur bayam, Ma.”

Ibu: “Ya, sudah. Hari ini, kamu boleh tak makan sayur bayam.”

Anak: “Begitu, dong.”

Ibu: “Tapi, jangan terlalu senang dulu.”

Anak: “Maksudnya?”

Ibu: “Hari ini, tak makan sayur bayam, tapi besok dan seterusnya, harus mau makan sayur, ya?”

Anak: “Iya, janji.”

Contoh 3

Pembeli: ” Pak, berapa harga mangga 1 kg?”

Penjual: “Ini 1 kg Rp15.000,00, Neng.”

Pembeli: “Terlalu mahal, Rp8.000 boleh!”

Penjual: “Harga mangga sekarang memang masih mahal. Neng. Belum musim panen.”

Pembeli: “Rp10.000 ya, Pak. Saya mau beli 10 kg.”

Penjual: “Belum boleh, Neng. Harga pas saja Rp12.000 ya.”

Pembeli: “ Ya, sudah, saya beli 10 kg.

Penjual: “Baik, Neng.”

Baca Juga: 2 Contoh Teks Negosiasi di Lingkungan Keluarga dengan Strukturnya

Itulah beberapa contoh kalimat dialog dalam teks negosiasi berupa penawaran. Dengan mempelajari hal ini, diharapkan pembaca dapat berkomunikasi secara kritis dan efektif, dalam menyelesaikan permasalahan di kehidupan sehari-hari. Semoga membantu. (Riyana)