Konten dari Pengguna

3 Contoh Laporan Percobaan Sederhana dan Ciri-Cirinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh laporan percobaan sederhana. Sumber: Unsplash/Scott Graham
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh laporan percobaan sederhana. Sumber: Unsplash/Scott Graham

Bagi peneliti pemula membuat laporan percobaan menjadi hal yang baru dan kadang membingungkan dalam pembuatannya. Jika hal tersebut terjadi, pembaca bisa langsung mencari contoh laporan percobaan di internet sebagai sumber referensi.

Apa itu laporan percobaan? Laporan percobaan merupakan laporan yang berisi paparan mengenai tujuan, proses dan hasil dari percobaan. Laporan ini ditulis berdasarkan percobaan data setelah pengamatan selesai melakukan percobaan atau penelitian.

Ciri-Ciri Laporan Percobaan

Ilustrasi ciri-ciri laporan percobaan. Sumber: Unsplash/Kaitlyn Baker

Banyak jenis laporan yang dapat ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mencegah kekeliruan dalam mengenali atau membuat laporan percobaan ketahui ciri-ciri yang dimiliki oleh laporan percobaan.

Dikutip dalam buku Belajar Bahasa Indonesia Untuk SMP Kelas IX Semester 1 oleh Mardilah (2022:3) ciri-ciri laporan percobaan yaitu sebagai berikut:

  1. Melaporakn hasil dari percobaan.

  2. Percobaan ilmiah dilaksanakan untuk menguji sesuatu.

  3. Laporan percobaan berawal dengan menjabarkan tujan percobaan.

  4. Menjabarkan bahan dan alat yang dibutuhkan untuk melaksanakan percobaan.

  5. Menjabarkan prosedur pelaksanaan percobaan dan melaksanakan pengamatan.

  6. Menjabarkan pencatatan hasil dari percobaan.

Contoh Laporan Percobaan

Ilustrasi contoh laporan percobaan. Sumber: Unsplash/Firmbee.com

Setelah mengetahui ciri-ciri dari laporan percobaan, ketahui juga contohnya. Berikut beberapa contoh laporan percobaan sederhana yang bisa menjadi referensi pembaca.

Contoh 1

Laporan Hasil Percobaan Kadar Vitamin C pada Minuman

  • Tujuan

Percobaan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui kadar vitamin C yang terdapat pada minuman yang diuji.

  • Alat dan Bahan

Bahan yang digunakan meliputi:

  1. Jeruk nipis

  2. Tomat

  3. Jambu merah

  4. Tablet vitamin C

  5. Betadin

  6. Air

  7. Amilum iodide

Peralatan yang digunakan meliputi:

  1. Pipet tetes

  2. Mortar

  3. Tabung reaksi

  • Langkah Kerja

  1. Bahan-bahan jeruk nipis, tomat, jambu merah diambil sarinya dan tablet vitamin C dilarutkan dalam air.

  2. Isilah tabung reaksi dengan amilum iodide 1 ml, kemudian tetesi dengan larutan vitamin C hingga amilum iodide menjadi jernih. Catat banyak tetesan yang diperlukan.

  3. Lakukan langkah 2 untuk bahan yang lain.

  • Hasil Percobaan

Hasil percobaan menunjukkan bahwa semakin banyak jumlah tetesan yang diperlukan maka semakin sedikit kandungan vitamin C pada minuman tersebut.

  • Kesimpulan

Kandungan vitamin C jambu biji paling tinggi dibandingkan dengan minuman yang lain. Lebih baik mengonsumsi minuman alami yang banyak mengandung vitamin C daripada minuma yang telah tercampur dengan zat aditif.

Contoh 2

Membuat Slime Tanpa Boraks

  • Tujuan

Membuat slime di rumah dengan bahan aman dan biaya yang lebih hemat daripada membeli di luar. Kegiatan ini dapat membuat seseorang menjadi lebih kreatif dan inovatif

  • Alat dan Bahan

  1. Lem povinal secukupnya

  2. Detergen bubuk secukupnya

  3. Pembersih lantai secukupnya

  4. Alat pengaduk (bisa dengan mikser, sendok, atau tangan)

  5. Air secukupnya

  6. Detergen cair secukupnya

  7. Wadah tempat slime (berupa baskom atau lainnya)

  • Langkah-Langkah

  1. Campurkan terlebih dahulu lem povinal, pembersih lantai, detergen cair, detergen bubuk, dan air secukupnya ke dalam wadah slime, campuran ini biasa disebut dengan aktivator.

  2. Aduklah campuran tersebut sampai tercampur rata.

  3. Tambahkan lem povinal pada campuran aktivator.

  4. Aduk hingga struktur atau bentuknya menggumpal.

  5. Masukkan ke dalam freezer.

  6. Keluarkan setelah lima sampai sepuluh menit.

  7. Aduklah sampai kira-kira bisa untuk dimainkan.

  8. Slime siap untuk digunakan.

  • Hasil Percobaan

Slime yang dibuat sendiri berhasil dan aman untuk dimainkan tanpa menggunakan boraks.

  • Kesimpulan

Dengan membuat slime sendiri, pengetahuan dan kreativitas akan bertambah. Disisi lain juga dapat menghemat uang dan mendapatkan slime yang lebih aman.

Contoh 3

Membuat Bros dari Kain Flanel

Bros dari kain flannel biasa dipakai untuk aksesoris jilbab, dan sangat banyak tersedia di toko aksesoris

  • Tujuan Percobaan

Tujuan dari pembuatan aksesoris yaitu agar bisa membuat sendiri dan lebih murah, sehingga lebih hemat.

  • Alat dan Bahan

  1. Kain flanel

  2. Peniti

  3. Gunting

  4. Lem tembak

  5. Manik-manik

  • Langkah-Langkah Membuatnya

  1. Potong kain perca sesuai bentuk keinginan menggunakan gunting.

  2. Rekatkan menggunakan lem tembak.

  3. Pasang peniti pada bagian belakang bros.

  4. Tempelkan manik-manik untuk mempercantik bros.

  5. Bros dari kain flannel telah selesai dibuat.

  • Hasil

Jadilah bros buatan sendiri dan dapat dijadikan aksesoris ataupun dijual.

  • Kesimpulan

Membuat aksesoris dari kain flannel dapat menghemat biaya dan bisa manambah keuntungan jika hal ini dimanfaatkan sebagai peluang usaha.

Baca juga: 3 Contoh Argumentasi dalam Paragraf Singkat

Itulah contoh laporan percobaan sederhana dan ciri-cirinya. Setelah mengetahui ciri-ciri dan contohnya, diharapkan pembaca bisa membedakan laporan percobaan dengan laporan lainnya. (MRZ)