Konten dari Pengguna

3 Contoh Larutan Asam beserta Manfaat dan Bahayanya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh larutan asam. Sumber: unsplash.com/ Sieuwert Otterloo
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh larutan asam. Sumber: unsplash.com/ Sieuwert Otterloo

Salah satu contoh larutan asam yang paling sering ditemui di dapur berupa cuka. Sedangkan contoh dari larutan asam lain yang ada di laboratorium kimia tentu memiliki nama yang berbeda-beda.

Setiap larutan asam ini selalu memiliki manfaat serta bahaya masing-masing. Cuka yang sering dipakai untuk penambah rasa dalam makanan pun memiliki bahaya tersendiri apabila pemakaiannya berlebihan.

3 Contoh Larutan Asam beserta Kegunaannya

Ilustrasi contoh larutan asam. Sumber: unsplash.com/CDC

Larutan asam adalah larutan yang memiliki pH <7 sehingga terasa asam. Mengutip dari buku Modul Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Edisi Pembelajaran Jarak Jauh Pada Masa Pandemi COVID-19 untuk SMP kelas VII, Mafrur Udhif Nofaizzi, M.Pd, dkk. (2020:91) contoh larutan asam adalah sebagai berikut.

  1. Cuka dapur dengan kandungan asam asetat. Kegunaannya untuk menambah rasa asam pada makanan.

  2. Aki yang tertanam pada mesin kendaraan bermotor mengandung asam sulfat. Berguna untuk penggerak mesin karena mengandung daya listrik dan energi.

  3. Asam lambung atau asam klorida berfungsi membantu proses pencernaan bahan makanan dan membunuh bibit penyakit yang ada pada makanan.

Baca juga: 15 Contoh Benda Cair dan Karakteristiknya

4 Ciri Larutan Asam dan Bahayanya

Ilustrasi contoh larutan asam. Sumber: unsplash.com/Julia Koblitz

Setiap larutan asam bisa dikenali dari beberapa ciri..Selain rasa, ada indikator lain yang bisa digunakan untuk mengelompokkan sebuah larutan termasuk asam atau basa. Larutan asam memiliki ciri sebagai berikut.

  1. Rasanya masam (tidak boleh dicoba kecuali dalam makanan).

  2. Dapat menimbulkan korosi.

  3. Mengubah kertas lakmus biru menjadi merah.

  4. pH <7

Bahaya dari larutan asam disebabkan oleh sifatnya yang korosif. Korosif artinya merusak, maka setiap larutan asam dalam konsentrasi tinggi bisa menyebabkan kerusakan terutama pada kulit, mata, dan tubuh manusia.

Selain itu, larutan asam dapat memunculkan hal negatif untuk lingkungan seperti timbulnya hujan asam. Kadar gas belerang dioksida (SO2) dan nitrogen oksida (NO) di atmosfer sangat tinggi, maka gas ini akan bereaksi dengan air di atmosfer dan membentuk asam sulfat, asam nitrat, dan senyawa asam lainnya.

Ketika terjadi hujan, air yang dihasilkan bersifat lebih asam dari keadaan normal. Air hujan inilah yang dikenal dengan hujan asam.

Contoh larutan asam di atas adalah sebagian kecil dari larutan asam yang akrab dengan kegiatan manusia sehari-hari. Jika dilihat dari sudut pandang ilmu kimia, sebenarnya ada banyak jenis larutan asam yang kerap digunakan di laboratorium. (IMA)