Konten dari Pengguna

3 Contoh Limbah Keras Organik dan Anorganik

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Limbah Keras. Sumber: Pexels/Polina Tankilevitch
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Limbah Keras. Sumber: Pexels/Polina Tankilevitch

Limbah keras dibagi menjadi dua kategori yaitu limbah keras organik dan anorganik. Contoh limbah keras organik dan anorganik mudah ditemui dalam kehidupan seperti tempurung kelapa (organik) dan vas bunga (anorganik).

Limbah ini tidak dapat terhindarkan dalam kehidupan sehari-hari. Baik kegiatan rumah tangga maupun industri yang mana menghasilkan berbagai macam limbah.

Pengertian Limbah Keras Organik dan Anorganik

Ilustrasi Contoh Limbah Keras. Sumber: Pexels/ Mali Maeder

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), limbah keras organik merupakan jenis limbah yang bersumber dari organisme biologis. Karakter limbah ini di antaranya bersifat padat dan keras, sulit berubah bentuk, bersumber dari hewan atau tumbuhan, umumnya tidak berbahaya bagi kesehatan maupun lingkungan, serta sulit berubah bentuk.

Sedangkan dikutip dari Buku Pengelolaan Limbah Padat, Limbah Industry dan D3, Bambang Suhartawan dkk, (hal.61), limbah keras anorganik bersifat tidak mudah dihancurkan, karena mengandung bahan yang kuat.

Limbah keras anorganik hanya dapat dihancurkan dengan metode penghancuran tertentu, tidak menghasilkan jejak karbon yang dihasilkan transpor seperti pembuatan darat.

3 Contoh Limbah Keras Organik

Ilustrasi Contoh Limah Keras. Sumber: Pexels/Anna Shvets

Limbah keras organik memiliki kandungan air yang lebih sedikit dibandingkan limbah basah organik. Berikut contoh limbah keras organik yang ada di sekitar.

1. Tempurung Kelapa

Tempurung kelapa memiliki kandungan air lebih sedikit dan tekstur keras. Ketika pergi ke pantai tentu melihat banyak tempurung kepala yang sudah kering, namun masih keras belum hancur sempurna.

2. Kulit Telur

Selanjutnya, kulit telur juga termasuk limbah keras organik. Kulit telur yang keras ini dapat mengakibatkan proses daur ulang yang membutuhkan waktu lebih lama.

3. Batang Kayu

Batang kayu yang berasal dari pohon yang ditebang juga ternyata merupakan salah satu jenis limbah keras organik. Ini karena batang kayu tidak mudah hancur terutama jika ukurannya besar.

3 Contoh Limbah Keras Anorganik

Ilustrasi Contoh Limbah Keras. Sumber: Pexels/Shvets Production

Sedangkan, untuk contoh limbah keras anorganik biasanya berasal dari plastik, pecahan keramik, pecahan kaca, serta potongan logam. Karena tidak mudah diolah, maka membutuhkan alat dan proses khusus supaya limbah dapat berubah menjadi aneka panjangan menarik, berikut beberapa di antaranya.

1. Vas Bunga

Botol plastik merupakan salah satu sampah yang tidak mudah terurai. Oleh sebab itu, sebisa mungkin mendaur ulangnya menjadi barang bermanfaat yang cantik, seperti membuat vas bunga.

2. Keramik Lantai

Keramik termasuk limbah keras anorganik yang sulit terurai. Jika tertarik mengaplikasikan pecahan keramik, terdapat banyak hiasan tema pecahan keramik lantai yang cantik di e-commerce atau membuatnya sendiri.

3. Kaca

Botol kaca, kaca pecah, dan barang-barang kaca lainnya adalah contoh limbah keras anorganik. Kaca membutuhkan waktu sangat lama untuk terurai alami dan menyebabkan bahaya jika tidak dikelola dengan benar.

Baca juga: Mengenal Limbah Basah dari Makhluk Hidup yang Digunakan dalam Kerajinan Limbah

Itulah contoh limbah keras organik dan anorganik yang dapat dimanfaatkan kembali untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. (ERI)