3 Contoh Menceritakan Diri Sendiri dalam Teks Biografi yang Singkat dan Menarik

Ragam Info
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh menceritakan diri sendiri dapat ditemui dalam teks biografi yang merupakan rangkaian tulisan yang berisikan riwayat atau perjalanan diri sendiri maupun hidup seseorang.
Isi yang tertulis dalam teks biografi diri sendiri biasanya menyangkut kehidupan pribadi, perjuangan hidup, hingga peristiwa penting seperti kisah menuju sukses. Teks biografi umumnya berbentuk narasi mencertiakan secara sistematis melalui kronologinya.
Apa itu Teks Biografi?
Dikutip dalam buku Teks Biografi “Meneladani Kisah Hidup Seseorang Lewat Pengalaman” oleh Rika Afriana Rabiah, Ariyani Hermaiyah, dan Dwi Susanti (2020:15) teks biografi adalah teks yang berisi tulisan riwayat hidup seseorang atau perjalanan hidup seseorang dari lahir hingga meninggal dunia.
Umumnya teks biografi terlihat sangat lengkap dari sebuah biodata karena menceritakan dari awal hingga akhir. Dengan adanya teks ini membantu seseorang mengetahui perjalanan hidup sang tokoh sebagai penambah wawasan serta menjadikan inspirasi kehidupan.
Dalam penulisan teks biografi harus memiliki data yang jelas dan benar agar informasi yang diberikan dapat dikemas dengan baik dan tidak menimbulkan kesalah pahaman antara tokoh, penulis, serta pembaca.
Adapun cara membuat biografi yaitu:
Memahami dasar-dasar penulisan biografi.
Pahami struktur biografi diri sendiri.
Pilih tema pertama yang akan ditulis.
Mulailah dengan memperkenalkan diri, menuliskan latar belakang, minat dan bakat, serta apa yang sudah diperoleh saat ini.
Beri informasi yang spesifik, tapi tetap tulis dengan rendah hati.
Contoh Menceritakan Diri Sendiri dalam Teks Biografi
Biografi adalah daftar riwayat hidup seseorang yang memuat kehidupan dan pengalamannya sampai saat ini. Setelah mengetahui cara membuatnya melalui ulasan di atas, simak juga contoh biografi diri sendiri di bawah ini.
Contoh 1
Namanya adalah Dewi Anggraeni, lahir di Tasikmalaya, 30 Desember 1997, ia adalah anak ketiga dari lima bersaudara, buah dari pasangan Kamaruddin dan Siti Zubaidah. Dewi adalah panggilan akrabnya.
Ketika berumur 6 tahun, dewi memulai pendidikan di SDN 1 Ciawi, Tasikmalaya, kemudian dia melanjutkan di SMPN 1 Tasikmalaya pada 2009. Selepas lulus dari SMP pada 2012, dia ikut pamannya tinggal di Kota Bandung dan melanjutkan di SMA xx Kota Bandung.
Ketika menginjak kelas X SMA tersebut, dia mengikuti lomba menulis puisi antar sekolah se-Kota Bandung, dan puisinya yang berjudul, "Senja di Barat Cikapundung" menjadi pemenang ke-3 dalam perlombaan tersebut.
Tentu saja ini membuat hatinya senang dan makin bersemangat menulis, terutama puisi-puisi bertemakan lingkungan. Baginya, lingkungan merupakan satu di antara aspek penting kehidupan karena lingkungan yang bersih dan asri dapat membuat jiwa manusia kuat dan sehat.
Selain itu, ia juga aktif dalam berbagai kegiatan di sekolah. Dewi bergabung dengan organisasi Pramuka dan juga pernah menjabat sebagai pemimpin redaksi majalah dinding sekolah.
Saat ini, dia masih duduk di kelas XII SMA jurusan Bahasa. Setelah lulus nanti gadis berkulit hitam manis ini berencana untuk melanjutkan kuliah di jurusan Sastra Indonesia Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.
Contoh 2
Nuraeni tinggal di kota Bandung dan menjadi satu di antara siswi kelas XI, SMA Negeri 76 Bandung, jurusan IPA. Ia lahir di Ambon pada 10 Januari 1999.
Semasa kecil dia pernah tinggal di dekat Kali Ciliwung dan setiap musim hujan rumahnya selalu kebanjiran dan kemudian mengungsi ke tempat penampungan. Kejadian tersebut terus terulang dari tahun ke tahunnya.
Hal tersebut kemudian membuatnya berpikir, bahwa datangnya banjir tersebut bukan semata karena faktor alam saja. Namun, juga karena faktor manusia yang sering membuang sampah sembarangan ke sungai, pemukiman liar di bantaran sungai, dan kurangnya resapan air.
Itulah yang membuat hatinya tergerak untuk ikut menyadarkan masyarakat agar tak membuang sampah sembarangan. Dia pun kemudian bergabung dengan komunitas peduli lingkungan di kota Jakarta. Setiap akhir pekan gadis berkulit hitam manis ini ikut melakukan penyuluhan dan bakti sosial.
Selain aktif di komunitas peduli lingkungan, ia juga aktif di komunitas sepeda Batavia, tanaman hias dan parkour Jakarta Selatan.
Contoh 3
Ahmad Fikri atau sering dipanggil Iky memiliki hobi membaca dan bermain futsal. Ia lahir di kota Jakarta pada tanggal 20 Februari 1997 dari pasangan Anton dan Eliza.
Iky memiliki seorang kakak bernama Gita Apriani yang sudah menikah dan kini tinggal bersama suaminya di Bandung. Ia juga memiliki sepasang adik kembar perempuan bernama Ocha dan Acha yang berusia 8 tahun.
Ia pertama kali masuk sekolah di tahun 2003 - 2009 di SDN Duren Tiga. Kemudian setelah lulus melanjutkannya ke SMPN 1 Jakarta dari tahun 2010 - 2013. Kemudian melanjutkan sekolah ke SMAN 8 Jakarta.
Di SMA ini, dia mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Paskibra dan juga aktif dalam organisasi OSIS. Bahkan ia pun sempat menjabat sebagai ketua OSIS di sekolahnya.
Dia memiliki cita-cita dalam beberapa tahun mendatang untuk bisa bergabung dengan Tim Nasional Futsal Indonesia dan membawa harum nama Bangsa di Asia dan Dunia. Di antaranya: Juara II Piala Jakarta 2015, juara I futsal Hardiknas Cup 2015.
Baca juga: 3 Contoh Hipotesis Penelitian dalam Skripsi yang Benar
Demikian contoh menceritakan diri sendiri dalam teks biografi yang singkat dan menarik. Perlu diingat dalam membuat teks tersebut hindari kata atau kalimat yang memiliki kesan menyombongkan diri sendiri, karena hal ini bukan tujuan dari teks biografi. (MRZ)
