Konten dari Pengguna

3 Contoh Opportunity dalam SWOT Usaha Kuliner

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh opportunity dalam SWOT
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh opportunity dalam SWOT

SWOT adalah sebuah analisis yang digunakan sebagai acuan untuk mengembangkan diri ataupun bisnis. O dalam SWOT adalah Opportunity atau peluang. Salah satu contoh opportunity dalam SWOT usaha kuliner adalah adanya lokasi yang strategis.

SWOT sendiri merupakan kependekan dari Strength, Weakness, Opportunity, dan Threats. Analisis SWOT berfungsi untuk mengevaluasi apa saja kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang ada dalam diri ataupun suatu usaha atau proyek.

Contoh Opportunity dalam SWOT Usaha Kuliner

Ilustrasi contoh opportunity dalam SWOT usaha kuliner. Sumber: Pixabay / PublicDomainPictures

Dalam sebuah bisnis atau usaha, menguraikan seluruh kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang ada, adalah sebuah hal yang lumrah.

Mengutip buku Analisis SWOT Pemasaran Olahan Salak di UD. Halwa Indoraya Desa Kedungrejo Megaluh Jombang, Ahmad Nurfaizin & Siti Nur Qomariyah, S.E., M.Si., (2021: 15), secara umum, tujuan dari setiap analisis SWOT adalah untuk mengidentifikasi faktor kunci yang datang dari lingkungan internal dan eksternal.

Dari segi faktornya, analisis SWOT dapat dikelompokkan menjadi 2 kategori:

  1. Faktor internal, yaitu strength dan weakness yang berasal dari dalam diri atau lingkungan internal.

  2. Faktor eksternal, yaitu opportunity dan threat yang datang dari luar atau lingkungan eksternal.

Dalam usaha kuliner, contoh opportunity dalam SWOT yang bisa diterapkan adalah sebagai berikut.

1. Lokasi yang Strategis untuk Membuka Bisnis Kuliner

Lokasi yang strategis adalah modal awal untuk membuka bisnis kuliner. Lokasi itu bisa berada di lingkungan perkantoran, dekat dengan sekolah atau kampus, di pinggir jalan raya, dan lain sebagainya.

2. Adanya Bahan Baku yang Berlimpah

Apabila jumlah bahan baku berlimpah, biasanya harganya bisa lebih murah. Secara tidak langsung, hal ini dapat menekan biaya produksi. Dengan kemauan untuk berinovasi, maka usaha kuliner bisa berjalan.

3. Adanya Penanaman Modal dari Pihak Lain

Terkadang, untuk membuat bisnis lebih besar, diperlukan bantuan modal dari pihak lain. Adanya tawaran modal dari pihak lain, termasuk salah satu contoh opportunity atau peluang yang bisa dipertimbangkan.

Baca juga: Strategi untuk Menentukan Perencanaan Peluang dalam Membuat Kerajinan

Demikianlah penjelasan mengenai SWOT dan contoh opportunity dalam SWOT usaha kuliner. Opportunity bisa datang kapan saja. Namun, kesuksesan tergantung pada strategi yang diterapkan ketika kesempatan itu datang. (ARN)