3 Contoh Paragraf Persuasi berdasarkan Jenisnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Paragraf persuasi adalah bentuk tulisan yang bertujuan untuk meyakinkan pembaca atau pendengar agar menerima suatu ide. Contoh paragraf persuasi dan jenisnya dapat bervariasi tergantung pada teknik yang digunakan untuk memengaruhi pikiran pembaca.
Menurut buku Think Smart Bahasa Indonesia, Ismail Kusmayadi (2007:30), bentuk persuasi yang dikenal umum adalah propaganda yang dilakukan berbagai badan, lembaga, atau perorangan, iklan untuk promosi, kampanye untuk menarik pemilih sebanyak-banyaknya, serta selebaran atau pamflet.
Jenis dan Contoh Paragraf Persuasi yang Sering Ditemui
Dalam aktivitas sehari-hari, contoh paragraf persuasi ini juga cukup sering digunakan. Misalnya, ketika ingin mengajak seorang teman mengunjungi suatu tempat, atau mengajak teman melakukan suatu kegiatan atau aktivitas
Ada beberapa jenis paragraf persuasi yang tergantung dari tujuannya dan pada bidang apa untuk pengaplikasikannya. Berikut ini jenis dan contohnya.
1. Jenis Paragraf Persuasi Pendidikan
Sesuai dengan namanya, paragraf persuasi pendidikan adalah paragraf yang berisi himbauan, ajakan, atau motivasi yang berhubungan dengan pendidikan.
Biasanya dipakai instansi-instansi dalam dunia pendidikan guna mendukung tujuan dari pendidikan tersebut. Contohnya adalah sebagai berikut.
Buku adalah jendela dunia dan membaca adalah kuncinya. Maka dari itu tak usah sungkan untuk membawa buku dan membaca dimanapun kamu berada. Di jalan, di bis, di kereta, di angkot, di rumah, dimana pun itu. Keluarkanlah buku dari tasmu dan mulailah membaca.
UNESCO mencatat rendahnya minat baca orang Indonesia yaitu hanya 0,001 persen. Ini berarti hanya ada 1 orang yang gemar membaca dari 1000 orang. Sepantasnya sebagai bangsa yang terus ingin maju, data ini sangat menyedihkan. Untuk itu, mari biasakan membaca mulai dari sekarang, bisa dimulai dari buku cerita yang ringan.
Dalam paragraf di atas terdapat angka dan kalimat ajakan “Mari” yang merupakan ciri-ciri dari paragraf persuasi yang baik.
2. Jenis Paragraf Persuasi Politik
Paragraf persuasi jenis politik akan mengajak pembaca untuk memilih satu partai politik atau pun kandidat satu jabatan. Paragraf persuasi singkat politik biasanya ramai dipakai pada saat musim pemilu. Contohnya adalah sebagai berikut.
Pemilu di depan mata. Inilah satu-satunya kesempatan untuk merubah negara. Hanya dengan suaramu kamu bisa memberikan nasib lebih baik untuk generasi selanjutnya. Datanglah ke TPS terdekat pada 15 Juli 2024 dan pilihlah pilihan terbaikmu.
Jangan biarkan suara yang tidak digunakan disalahgunakan oleh para mafia suara. Suaramu hari ini menentukan harimu esok. Datangnya kamu ke TPS, menentukan nasib negara di masa depan. Yuk, nyoblos lagi ke TPS!
3. Jenis Paragraf Persuasi Iklan
Paragraf ini adalah paragraf yang dipergunakan dalam dunia periklanan. Tujuan penulisannya adalah agar pembaca membeli barang ataupun jasa yang dijual dari si pembuat iklan. Contohnya adalah sebagai berikut.
Kain pelmu mudah rontok dari gagangnya? Masih harus menyentuh kain pel basah untuk memerasnya? Kuno! Buang pengepel lamamu dan beralihlah ke Joy Swipe, pengepel masa kini yang praktis. Terbukti membersihkan lantai 5 kali lebih cepat daripada menggunakan pengepel lain.
Tidak perlu lagi memeras manual, karena dengan satu tarikan gagang sudah bisa memeras otomatis. Selamat tinggal rasa pegal pinggang setelah bersih-bersih. Masih mau encok setelah mengepel? Mari beralih ke Joy Swipe, pengepel masa kini, anti capek, kerja lebih cepat!
Baca juga: Pengertian Kata Kunci dan Cara Menemukannya dalam Paragraf
Paragraf persuasi memiliki banyak bentuk dan variasi penutup, masing-masing dirancang untuk mencapai tujuan tertentu dalam meyakinkan pembaca.
Dengan memahami contoh paragraf persuasi seseorang dapat membuat penulisan yang lebih efektif dan memengaruhi perubahan positif dalam masyarakat. (VAN)
