Konten dari Pengguna

3 Contoh Pasar Duopsoni dan Pengertiannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Pasar Duopsoni. Sumber: unsplash.com/ nrd
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Pasar Duopsoni. Sumber: unsplash.com/ nrd

Dalam perdagangan, bentuk pasar ternyata beragam. Salah satunya dikenal sebagai pasar duopsoni. Contoh pasar duopsoni misalnya di kawasan penangkapan ikan yang pembelinya dikuasai oleh 2 kelompok orang.

Kata duo dalam pasar duopsoni mengacu pada makna dua pembeli. Sedangkan penjualnya hanya satu, namun pembeli di sini memiliki kekuasaan untuk menentukan harga.

Pengertian dan Contoh Pasar Duopsoni

Ilustrasi Contoh Pasar Duopsoni. Sumber: unsplash.com/ Annie Spratt

Menurut buku IPS Terpadu (Sosiologi, Geografi, Ekonomi, Sejarah) oleh Nana Supriatna, dkk. (hal. 189), pengertian pasar duopsoni adalah pasar yang pembentukan harganya ditentukan oleh dua orang atau dua kelompok pembeli yang menguasai permintaan atau pembelian.

Umumnya pasar duopsoni bisa terjadi lantaran penjual tidak memiliki jangkauan pemasaran yang luas sehingga hanya memiliki dua pembeli yang dominan. Contoh pasar duopsoni dapat dilihat melalui kondisi di bawah ini.

  1. Desa di pesisir pantai yang didominasi oleh nelayan, memiliki 2 pembeli dari daerah lain yang selalu membeli dalam jumlah besar. Pembeli akan menentukan berapa harga ikan kepada nelayan, jika nelayan setuju maka ikan akan terjual.

  2. Petani cengkeh di pedesaan tidak memiliki koneksi yang luas untuk memasarkan hasil panennya. Dia akhirnya menjual cengkeh tersebut kepada dua orang pembeli yang salah satunya adalah eksportir. Si pembeli bisa menawar harga pada penjual.

  3. Di sebuah desa penghasil susu, sudah dikontrak oleh dua perusahaan susu kemasan terkenal. Perusahaan tersebut menetapkan harga jual susu per liter pada peternak sapi perah untuk bisa membelinya.

Ciri-Ciri Pasar Duopsoni

Ilustrasi Contoh Pasar Duopsoni. Sumber: unsplash.com/ unsplash+

Pasar duopsoni memiliki ciri-ciri yang membuatnya berbeda dengan pasar biasa. Beberapa cirinya adalah sebagai berikut.

  1. Pembeli membeli dalam jumlah besar atau grosir.

  2. Pembeli bisa perusahaan maupun perorangan.

  3. Kendali harga ada di tangan pembeli selaku pengendali pasar.

  4. Sulit dimasuki oleh pembeli baru karena pasokan yang tidak mencukupi. Hal ini juga dikarenakan pasokan barang sudah diborong oleh pembeli grosir tetap.

  5. Penjual tidak memiliki kebebasan untuk menentukan harga.

Baca juga: 6 Contoh Pasar Internasional, Pengertian dan Ciri-cirinya

Contoh pasar duopsoni di atas memiliki kekurangan berupa keterbatasan kendali yang dimiliki oleh penjual, sebab kendali pasar ada di tangan pembeli. (Ima)