3 Contoh Penerapan Pancasila di Rumah

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pancasila mempunyai nilai-nilai yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan keluarga. Adapun salah satu contoh penerapan Pancasila di rumah adalah saling tolong menolong antar saudara.
Pancasila sebagai ideologi negara perlu dilaksanakan dan ditaati oleh seluruh rakyat Indonesia. Sehingga, sudah sepatutnya Pancasila dapat digunakan sebagai panduan, untuk menata kehidupan dalam berbangsa dan bernegara sesuai dengan kandungan yang ada.
Contoh Penerapan Pancasila di Rumah
Menurut buku Pasti Bisa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan untuk SMP/MTs Kelas VIII, Tim Ganesha Operation, (2019:8), Pancasila menjadi tolok ukur yang diterima dan berlaku bagi semua pihak. Oleh karena itu, dengan menerapkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari maka kehidupan yang harmonis dapat terwujud.
Penerapan Pancasila dapat dimulai dari lingkup yang terkecil, yakni keluarga. Lebih lanjut, berikut adalah contoh penerapan Pancasila di rumah berdasarkan buku Pasti Bisa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan untuk SD/MI Kelas VI, Tim Tunas Karya Guru, (2018:8).
1. Mendoakan Anggota Keluarga
Berdoa termasuk bentuk pengamalan sila ke-1 Pancasila. Dengan ini, doa artinya adalah harapan, permohonan, dan pujian yang dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Dalam berdoa, seseorang akan meminta hal-hal yang baik. Juga ketika mendoakan orang tua, saudara, maupun anggota keluarga yang lain.
2. Menunjukkan Sikap Kasih Sayang
Sikap pengertian dan keterbukaan akan terwujud melalui kasih sayang. Di keluarga, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menunjukkan rasa kasih sayang di antaranya:
Membantu pekerjaan orang tua sesuai dengan kemampuan.
Membiasakan bertutur kata yang sopan dan halus.
Menolong anggota keluarga yang mengalami kesusahan.
Menjaga dan merawat dengan penuh keikhlasan ketika saudara sakit.
3. Mematuhi Nasihat Orang Tua
Sebagai seorang anak, mematuhi nasihat dan tidak melakukan tindakan melanggar norma merupakan hal yang wajib dilakukan. Karena tidak sepatutnya anak menentang nasihat baik kedua orang tuanya.
Terlebih, orang tua telah merawat sejak masih dalam kandungan. Maka, inilah waktu yang tepat untuk membalas budi kepada kedua orang tua. Berkaitan dengan hal tersebut, hal-hal yang dapat dilakukan adalah berikut.
Mendengarkan dan melaksanakan perintah orang tua dengan baik.
Bersikap sopan dan tidak membantah setiap perkataan orang tua ketika sedang dinasehati.
Melaksanakan amanat orang tua dengan penuh tanggungjawab.
Baca Juga: 5 Contoh Penerapan Pancasila dalam Masyarakat
Contoh penerapan Pancasila di rumah penting dipahami untuk menambah wawasan. Dengan begitu, pembaca diharapkan dapat meningkatkan aktualisasi nilai-nilai dasar negara dalam berbagai aktivitas di kehidupan sehari-hari. (Riyana)
