3 Contoh Penerapan Penurunan Titik Beku

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Banyak yang mengira bahwa titik beku hanya bisa diturunkan menggunakan panas dari api atau matahari. Namun, ada beberapa contoh penerapan penurunan titik beku yang sama sekali tidak menggunakan panas dari api atau matahari.
Penurunan titik beku difungsikan untuk mencairkan suatu benda atau kondisi lain yang mengalami kebekuan. Di era modern saat ini, terdapat banyak zat atau bahan yang mampu mencairkan titik beku.
Contoh Penerapan Penurunan Titik Beku
Dikutip dari buku Intisari Kimia - Tips & Trik Kilat Menaklukkan Kimia SMA (Kelas X, XI, XII), Agus Kamaludin (2010:126), penurunan titik beku merupakan selisih antara titik beku pelarut dengan titik beku larutan. Jadi, titik beku larutan harus lebih rendah daripada titik beku pelarut.
Lalu bisa dikatakan bahwa penurunan titik beku dapat terjadi ketika pelarut dengan kondisi suhu yang lebih rendah diberikan untuk mencairkan suatu titik beku. Titik beku sendiri memiliki rumus untuk menghitung penurunan titik beku tersebut. Rumus dari penurunan titik beku sendiri, adalah berikut ini.
ΔTf = Penurunan titik beku larutan
Tf° = Titik beku pelarut murni (air)
Tf = Titik beku larutan
ΔTf = Tf° – Tf = Penurunan titik beku larutan
Dari hal tersebut, perlu adanya pemahaman mengenai contoh penerapan penurunan titik beku. Berikut ini contoh penerapan penurunan titik beku.
1. Mencairkan Salju di Jalanan dengan Garam
Ketika musim dingin tiba, maka seluruh dataran seperti jalan akan tertutup oleh salju tebal. Agar bisa dilalui dengan aman oleh pengguna, diperlukan bahan pelarut salju.
Garam merupakan bahan pelarut salju yangg sering digunakan. Hal itu karena garam memiliki titik beku yang lebih rendah dari air murni.
2. Antibeku pada Radiator Mobil
Musim dingin menjadikan, seluruh barang yang berada di luar rumah akan tertutup salju. Tak terkecuali radiator mobil. Radiator mobil akan lebih cepat beku ketika tidak ada perawatan khusus saat musim dingin berlangsung.
Untuk mencegah hal tersebut, radiator disarankan untuk menambah etilen glikol kedalam air radiator untuk menurunan titik beku air.
3. Pembuatan Es Krim
Dalam pembuatan es krim putar, terdapat penambahan garam yang difungsikan untuk menjaga titik beku. Apabila tidak ada penambahan garam, maka akan membuat adonan es krim akan lebih cepat membeku dan menciptakan tekstur yang keras pada es krim.
Baca juga: 4 Contoh Sifat Koligatif Larutan beserta Penjelasan Konsepnya
Demikian tadi penjelasan mengenai contoh penerapan penurunan titik beku. Semoga dapat menjadi tambahan informasi dan memberikan kebermanfaatann mengenai penerapan dalam penurunan titik beku. (RFL)
