3 Contoh Penutup Kultum yang Penuh Pesan Bermanfaat

Ragam Info
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menutup kultum adalah satu hal penting dalam konteks sebuah metode dakwah. Sebab, penutup bisa menjadi bagian yang paling diingat oleh para jamaah. Jadi, untuk membuat akhir dari ceramah berkesan baik, diperlukan contoh penutup kultum sebagai referensi.
Dikutip dari buku Peta Dakwah, Abdullah dkk, (2021:61), orang yang melakukan ceramah dapat menutup kultum dengan cara membuat kesimpulan, mengajak mengamalkan isi kultum, memakai ayat dan hadis, dan sebagainya.
Contoh Penutup Kultum yang Berkesan
Penutup kultum yang baik adalah penutup yang meninggalkan kesan baik bagi para pendengarnya. Terlebih lagi bila bisa berisi hal-hal bermanfaat untuk didengar. Untuk itu, berikut contoh penutup kultum yang penuh hikmah dan nasehat.
1. Penutup Kultum tentang Keutamaan Puasa
Akhirnya, sampailah kita pada penghujung kultum di pagi hari ini. Harapan saya, kita semua, baik saya maupun jamaah sekalian dapat mengambil hikmah dari kultum ini. Saya harap setelah ini kita menjadi lebih terpacu dan semangat untuk berpuasa.
Seperti yang telah saya sampaikan tadi, bahwa puasa Ramadan membuat kita dijauhkan 70 tahun dari neraka, dapat masuk surga melalui pintu Rayyan, dan mendapat balasan langsung dari Allah Swt. Maka dari itu jangan sia-siakan kesempatan ini.
Jazakallah terima kasih atas perhatiannya dan mohon maaf apabila terdapat kekurangan dan salah kata dari mulut saya. Undzur ma qala, wa la tandzur man qola, kemudian kamu bisa melihat apa yang disampaikan, tidak melihat siapa yang menyampaikan.
Wassalamualaikum Wr Wb.
2. Penutup Kultum tentang Manfaat Membaca Al-Quran
Demikian kultum yang dapat saya sampaikan pada jamaah sekalian pada sore hari ini, saya semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Semoga setelah mendengar kultum dari saya ini, kita dapat semakin rajin membaca dan menyimak Al-Qur'an.
Terima kasih atas perhatiannya serta mohon maaf bila ada salah-salah kata. Jika ada hal baik itu berarti datangnya dari Allah Swt dan bila terdapat hal yang buruk itu asalnya dari diri saya pribadi.
Semoga Allah senantiasa merahmati dan menuntun kita sekalian menuju jalan yang benar. Aqulu qauli hadza wa astaghfirallahi li walakum, fastaghfiruhu innahu huwal ghafur rahim. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
3. Penutup Kultum tentang Sedekah
Di akhir kultum ini, mari sejenak bersama-sama kita merenung bahwa kita hanyalah manusia yang lemah dan banyak sekali memiliki ketidakmampuan. Kita ialah insan yang selalu membutuhkan Allah. Oleh karena itu, marilah kita senantiasa menaati aturan-Nya.
Salah satu contoh caranya adalah dengan menyisihkan sedikit harta kita pada fakir miskin. Sebab, seperti yang sudah saya sampaikan bahwa pada harta kita ada hak-hak dari orang yang membutuhkan.
Sekian saya tutup kultum pada siang ini, mohon maaf bila ada ucapan saya kurang berkenan di hati pada jamaah sekalian. Terima kasih atas perhatiannya dalam menyimak kultum kali ini. Semoga dapat menjadi kebaikan untuk kita semua.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Baca Juga: 3 Mukadimah Kultum Bulan Ramadan yang Singkat dan Jelas
Itulah tadi beberapa contoh penutup kultum yang baik dan penuh pesan bagi para pendengarnya. Meskipun berapa di akhir, tetapi kultum adalah bagian yang penting karena bagian itulah yang biasanya paling diingat oleh para jamaah. (SLM)
