Konten dari Pengguna

3 Contoh Perbedaan Percaya dan Tahu

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh perbedaan percaya dan tahu. Sumber foto: pixabay/Tumisu
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh perbedaan percaya dan tahu. Sumber foto: pixabay/Tumisu

Pada mata pelajaran pendidikan agama Islam tingkat sekolah dasar, terdapat beberapa contoh perbedaan percaya dan tahu yang perlu dipelajari. Hal ini bertujuan untuk mendorong siswa dalam mengevaluasi bukti dan fakta yang mendukung mengenai pengetahuan tersebut.

Pembahasan tentang percaya dan tahu dapat ditemukan dalam materi bab 7 beriman kepada rasul-rasul Allah. Sehingga agar semakin memahaminya, informasi ini menjadi penting diketahui oleh siswa.

Contoh Perbedaan Percaya dan Tahu

Ilustrasi contoh perbedaan percaya dan tahu. Sumber foto: pixabay/Peggy_Marco

Berdasarkan buku Pendalaman Teologis Syahadat, Emanuel Martasudjita, Pr, (2013:5), dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia pengertian tahu adalah mengerti sesudah melihat, sedangkan percaya yaitu mengakui bahwa sesuatu memang benar atau nyata.

Dengan membandingkan kedua istilah tersebut terlihat bahwa kata tahu dan percaya memiliki makna yang berlainan. Apabila kata tahu berhubungan dengan pengetahuan atas dasar kesaksian.

Maka berbeda dengan percaya yang tidak selalu dapat dibuktikan secara ilmiah atau indrawi. Lantaran hal ini berkaitan dengan anggapan yang dapat muncul dari keyakinan pribadi.

Di kehidupan sehari-hari, beragam contoh perbedaan percaya dan tahu adalah sebagai berikut.

  1. Dina berkata, “Di saku jaketku ada uang sebanyak lima ribu rupiah.” Ani membenarkan yang diucapkan Dina. Itu artinya Ani percaya jika terdapat sejumlah uang dalam saku. Namun, jika sebelum itu Ani telah melihat uang itu di saku Dina, kemudian mendengar ucapan di atas, itu tidak dapat disebut sebagai percaya, tetapi tahu.

  2. Farhan percaya bahwa cafe X mempunyai menu makanan dan minuman yang nikmat karena banyak teman yang merekomendasikannya. Tetapi jika Farhan telah mencicipinya sendiri, maka itu bisa diartikan dengan tahu.

  3. Fani berkata kepada Jihan jika toko Y sedang ada diskon 75% pembelian item celana katun. Jihan percaya dengan apa yang diucapkan oleh Fani. Berbeda apabila Jihan telah pergi ke toko Y sebelumnya dan melihat sendiri sedang tersedia diskon di toko tersebut, itulah yang disebut dengan tahu.

Baca Juga: 8 Contoh Sikap Menerima dan Menghargai Perbedaan di Sekolah

Demikian ulasan mengenai beberapa contoh perbedaan percaya dan tahu dalam kehidupan sehari-hari. Penjelasan di atas dapat digunakan sebagai referensi belajar PAI kurikulum merdeka bagi siswa. Semoga dapat menambah wawasan. (Riyana)