Konten dari Pengguna

3 Contoh Puisi Balada Lengkap dengan Ciri-cirinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh puisi balada. Sumber foto: pixabay/ Sponchia
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh puisi balada. Sumber foto: pixabay/ Sponchia

Contoh puisi balada merupakan salah satu jenis puisi menurut isi yang dikandungnya. Jenis puisi ini erat kaitannya dengan tema yang diangkat oleh penyair, baik berupa tema keadilan, kemanusiaan, ketuhanan hingga nasihat.

Berdasarkan isinya puisi terbagi menjadi beberapa macam yaitu naratif, metafisikal, platonik, romansa hingga balada. Adapun, pada puisi balada biasanya memuat kisah tragedi hingga peristiwa heroik, yang didalamnya berisi dialog cerita serta ditambahkan efek nyanyian.

Pengertian dan Ciri-ciri Puisi Balada

Ilustrasi gambar pengertian dan contoh puisi balada. Sumber foto: pixabay/ cocoparisienne

Pengertian dari puisi ialah ragam sastra yang digunakan sebagai ungkapan perasaan maupun pikiran penyairnya yang dikemas dalam kata-kata indah dan penuh makna.

Kemudian, puisi balada merupakan jenis puisi modern. Dikutip dari buku Pembelajaran Puisi Untuk Mahasiswa : Buku untuk mahasiswa, Mohd Harun, (2018: 60), puisi balada adalah puisi yang berisi cerita tentang orang-orang perkasa, tokoh pujaan, atau orang-orang yang menjadi pusat perhatian (Waluyo, 1987:135).

Puisi balada dapat berisi penggambaran perilaku seseorang tokoh atau kisah tertentu baik disuratkan dalam bentuk dialog atau monolog. Di samping itu, balada termasuk pada jenis puisi yang objektif.

Termasuk dalam ragam puisi baru dan kontemporer. Ciri-ciri puisi balada meliputi:

1. Kebebasan bentuk, baik terkait rima dan jumlah barisnya.

2. Tersebar secara tertulis.

3. Nama pengarang nya diketahui.

Selain itu, terdapat karakteristik lainnya dari puisi balada yaitu terdiri dari tiga bait maupun lebih, skema rima a-b-a-b-b-c-c-b setiap delapan larik. Kemudian, berubah menjadi a-b-a-b-b-c-b-c. Adapun, baris terakhir dalam bait pertama digunakan sebagai refren pada bait-bait selanjutnya.

Contoh Puisi Balada

Ilustrasi gambar contoh puisi balada. Sumber foto: pixabay/ Pexels

Terdapat berbagai contoh puisi balada yang ditulis oleh penyair terkenal, diantaranya

1. Balada Pembungkus Tempe

Karya: W.S. Rendra

Fermentasi asa

Mengharap sempurna

Bentuk utuh nan konyol

Rasa, karsa tempe

Pembungkus yang berjasa

Penuh kisah bertulis duka lara

Dibuang tanpa dibaca

Pembungkus tempe

Bukan plastik tapi kertas usang tak terpakai

Masihkah ada yang membelai sebelum membuangnya?

2. Bendera

Karya: Taufiq Ismail

Mereka yang berpakaian hitam

Telah berhenti di depan sebuah rumah

Yang mengibarkan bendera duka

Dan masuk dengan paksa

Mereka yang berpakaian hitam

Telah menurunkan bendera itu

Di hadapan seorang ibu yang tua

“Tidak ada pahlawan meninggal dunia!”

Mereka yang berpakaian hitam

Dengan hati yang kelam

Telah meninggalkan rumah itu

Tergesa-gesa

Kemudian ibu tua itu

Pelahan menaikkan kembali

Bendera yang duka

Ke tiang yang duka

3. Derita Anak Bangsa

Karya: Ainun Qalbi S.R

Ia mengayuh sepedanya

Ia mengayuh semangatnya

Menjual koran di pagi hari

Panasnya matahari, dinginnya hujan

Tak ia rasakan Ia sampai putus sekolah

Cita-cita tak lagi ia gantungkan

Hanya ada satu kewajiban

Menjual koran, mencari makan

Baca Juga: 3 Contoh Puisi Balada yang Bagus, Lengkap dengan Definisi dan Ciri-Cirinya

Demikian informasi tentang contoh puisi balada. Jenis puisi yang dihimpun berdasarkan isi dan kandungannya, yang memuat tokoh maupun kisah tragedi yang bersifat objektif. (Riyana)