Konten dari Pengguna

3 Contoh Puisi Rintik Hujan yang Syahdu

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh puisi rintik hujan. Sumber: unsplash.com/JoelOverbeck.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh puisi rintik hujan. Sumber: unsplash.com/JoelOverbeck.

Contoh puisi rintik hujan dapat digunakan sebagai inspirasi untuk mengekspresikan perasaan. Rintik hujan selalu memunculkan suasana syahdu.

Kenangan manis, indah, sedih, bahkan luka sering muncul dalam kesyahduan. Kenangan-kenangan yang sulit dibicarakan, dapat diungkapkan dalam bentuk puisi.

Contoh Puisi Rintik Hujan yang Syahdu dan Romantis

Ilustrasi contoh puisi rintik hujan. Sumber: unsplash.com/JrKorpa.

Rintik hujan sering membuat seseorang terdiam dan merenung. Pikiran melayang menembus perasaan yang lama terpendam. Kadang senyum tersungging, kadang airmata menitik. Rintik hujan hanya pemantik. Yang ada dalam diri dapat ditumpahkan melalui puisi.

Jika ingin membuat kenangan tentang rintik hujan, berikut adalah contoh puisi rintik hujan, yang dikutip dari Antologi Puisi Hujan, Sri Wulan Ambarwati (2022).

1. Sekuntum Kamboja

Sekuntum bunga kamboja lepas dalam genggaman

Bersama riak ombak bercampur rintik hujan

Samar, namun pasti, menjauh dari pandangan

Semburat kuning kelopaknya meliuk-liuk menari bersama ombak

Membawa sepotong hati yang tertinggal

Sekuntum bunga kamboja lepas dalam genggaman

Menepi pada daratan nun jauh di sana

Masih samar kulihat lambaian tangannya

Wajah lelaki muda penuh harap hampa

Melepasku, pada dermaga

Bersama buliran air mata dan hujan

2. Lobang di Hati

Ada lobang menganga di hati ...

Merah, merejam tanpa henti

Hujan ... datanglah ke hadapan

Sapu air mata ini hingga luruh ke tanah

Hujan ... aku menghiba rintikmu

Membelai mesra rambut kusutku

Menghapus peluh dan nestapa laraku

Ada lobang menganga di hati

Merah merejam tanpa henti ...

Janji suci telah ternodai

Oleh bisikan nafsu duniawi.

Hujan aku menghiba rintikmu

Menghanyutkan aroma busuk

Pada peluh malam jahanam

Dari insan di jalan kesesatan.

3. Aku, Kamu dan Hujan

Aku suka jalan bersamamu di bawah rintik hujan

Menggenggam tanganmu, nikmati gigilnya

Aku suka jalan bersamamu di bawah rintik hujan

Sembunyikan nestapa dari mata dunia

Aku suka jalan bersamamu di bawah rintik hujan

Membau tanah yang basah oleh kenangan

Aku suka jalan bersamamu di bawah rintik hujan

Menapaki jalan hidup menuju keabadian

Hiruplah hawa bekunya

Sentuhlah buliran beningnya

Yang menayangkan lagi lukisan hidup

Yang telah kita ukir 20 tahun ini

Aku suka jalan bersamamu di bawah rintik hujan

Melangkah riang, melepas kewajiban

Telah rampung kita tuntaskan

Pada usia senja kita

Baca juga: 5 Contoh Puisi Terzina dalam Bahasa Indonesia

Contoh puisi rintik hujan di atas menggambarkan sebuah perjalanan. Hujan turun rintik-rintik memang merupakan saat yang tepat untuk melakukan napak tilas terhadap sebuah kenangan. (lus)