3 Contoh Puisi yang Mengandung 5 Majas Sekaligus dan Pengertian Majas

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi pecinta puisi, tentu sudah tidak asing lagi dengan penggunaan majas dalam bait-bait puisi. Dan, bagi penulis puisi, menorehkan majas dalam kata-kata yang dituliskan, sudah menjadi keharusan agar pembacanya bisa menikmati keindahan puisi tersebut. Bagaimana dengan contoh puisi yang mengandung 5 majas sekaligus?
Puisi, adalah salah satu bentuk karya sastra yang sarat dengan kata-kata indah bermakna. Sedangkan majas adalah gaya bahasa yang digunakan agar kalimat-kalimat yang dituliskan lebih hidup.
Contoh Puisi yang Mengandung 5 Majas Sekaligus
Pengertian majas menurut buku Kumpulan Peribahasa, Majas, dan Ungkapan Bahasa Indonesia, Yettik Wulandari, S.Pd (2024), majas adalah gaya bahasa yang melukiskan sesuatu dengan cara menyamakannya dengan sesuatu yang lain.
Pengertian majas menurut buku Kumpulan Peribahasa, Majas, dan Ungkapan Bahasa Indonesia, Yettik Wulandari, S.Pd (2024), majas adalah gaya bahasa yang melukiskan sesuatu dengan cara menyamakannya dengan sesuatu yang lain. Dengan kata lain, majas adalah kiasan.
Terdapat 5 jenis majas yaitu:
Majas Perbandingan
Majas Sindiran
Majas Penegasan
Majas Pertentangan
Majas Perulanga
Contoh puisi yang menggabungkan 5 majas bersamaan ada pada puisi-puisi karya Sapardi Djoko Damono, Sutan Takdir Alisjahbana, dan Chairil Anwar. Puisi berikut ini mengandung 5 majas sekaligus yaitu majas perbandingan, sindiran, penegasan, pertentangan dan majas perulangan.
Puisi Gadis Kecil
Sapardi Djoko Damono
Ada gadis kecil diseberangkan gerimis
di tangan kanannya bergoyang payung
tangan kirinya mengibaskan tangis --
di pinggir padang, ada pohon dan seekor burung.
Puisi Pohon Beringin
Sutan Takdir Alisjahbana
Tinggi melangit puncakmu bermegah,
Melengkung memayung daunmu bodi.
Berebut akar mencecah tanah,
Masuk membenam ke dalam bumi.
Lemah mendesir daunmu bernyanyi,
Gemulai berbuai dibelai angin,
Nikmat lindap menyerak di kaki,
Mengundang memanggil leka berangin.
Nampak beta berkumpul kelana,
Letih semadi berjuang tiada,
Melunjur kaki menyandar kepala,
Menanti nasib damai bahagia.
Puisi Dengan Mirat
Chairil Anwar
Kamar ini jadi sarang penghabisan
di malam yang hilang batas
Aku dan dia hanya menjangkau rakit hitam
Kan terdamparkah
atau terserah pada putaran hitam?
Matamu ungu membatu
Masih berdekapankah kami
atau mengikut juga bayangan itu?
Baca Juga: Mengenal Pengertian dan Jenis-jenis Majas dalam Bahasa Indonesia
Tiga contoh puisi yang mengandung 5 majas sekaligus yang ditulis para sastrawan Indonesia itu, sangat menarik kan?(IJS)
