Konten dari Pengguna

3 Contoh Satuan Tidak Baku dalam Pengukuran Volume

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh satuan tidak baku dalam pengukuran volume. Sumber: pexels.com/Jeshoots.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh satuan tidak baku dalam pengukuran volume. Sumber: pexels.com/Jeshoots.com

Dalam materi Sains ada satuan baku dan contoh satuan tidak baku dalam pengukuran volume yang akan dipelajari oleh siswa. Satuan adalah besaran pembanding yang digunakan untuk mengukur sesuatu.

Penetapan satuan baku dan tidak baku selalu berubah seiring dengan berjalannya waktu. Hal tersebut disesuaikan dengan kemampuan manusia dalam melakukan pengukuran dengan memanfaatkan teknologi.

Pengertian dan Contoh Satuan Tidak Baku dalam Pengukuran Volume

Ilustrasi contoh satuan tidak baku dalam pengukuran volume. Sumber: pexels.com/Jeshoots.com

Mengutip dari buku Konsep Jitu Fisika SMP untuk Kelas 1, 2, & 3, Ari Damari, S.Pd., (24), pengertian pengukuran atau mengukur adalah kegiatan membandingkan satu besaran dengan besaran lainnya sebagai pembanding.

Besaran yang bisa dibandingkan dalam Sains disebut dengan satuan. Ada dua jenis satuan yang sering digunakan adalah satuan baku dan satuan tidak baku. Satuan tidak baku adalah satuan yang tidak memenuhi standar seperti satuan baku.

Jika satuan baku bisa diukur dengan menggunakan alat ukur seperti penggaris dan timbangan, berbeda dengan satuan tidak baku yang tidak bisa diukur dengan angka. Karena itu, satuan tidak baku tidak diakui secara internasional.

Satuan tidak baku yang digunakan oleh orang bisa menghasilkan ukuran yang berbeda. Misalnya pengukuran dengan jengkal tangan atau buku.

Agar lebih jelas memahami apa yang dimaksud dengan satuan tidak baku, simak beberapa contoh satuan tidak baku dalam pengukuran volume dan satuan lainnya di bawah ini:

  1. Satuan tidak baku dalam mengukur volume: ember, gelas, dan botol.

  2. Satuan tidak baku dalam mengukur besaran massa: entik dan mayam.

  3. Satuan tidak baku dalam mengukur besaran panjang: hasta, depa, dan jengkal.

Kelemahan Satuan Tidak Baku

Ilustrasi contoh satuan tidak baku dalam pengukuran volume. Sumber: pexels.com/Max Fischer

Satuan tidak baku tidak bisa digunakan dalam pengukuran ilmiah karena memiliki kelemahan, sebagai berikut:

  • Tidak bisa dikonversi atau diubah menjadi satuan lainnya.

  • Penggunaannya terbatas dan tidak bisa digunakan untuk pengukuran secara umum.

  • Satuan tidak baku tidak bisa ditiru seperti sulit menemukan panjang jengkal orang yang sama persis.

  • Satuan tidak baku bersifat tidak tetap serta hasil pengukurannya bisa berbeda-beda setiap orang.

Apabila ada seseorang yang mengukur panjang meja dengan jengkal dan meteran maka hasilnya bisa berbeda. Karena itu, satuan tidak baku tidak bisa digunakan dalam pengukuran ilmiah.

Baca Juga: 2 Contoh Kemasan Siap Pakai beserta Pengertiannya

Walaupun tidak bisa digunakan dalam pengukuran ilmiah, contoh satuan tidak baku dalam pengukuran volume seperti botol masih sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari karena lebih praktis dan cepat. (GTA)