3 Contoh Soal Cerita Pecahan beserta Pembahasannya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat contoh soal cerita pecahan yang termasuk dalam materi pembelajaran siswa yang harus dipelajari dengan baik. Soal ini banyak ditemui pada tingkat SD dan SMP.
Dengan memahami dasar perhitungannya dengan baik, siswa akan menjadi lebih paham dalam mengerjakan soal-soal selanjutnya yang melibatkan bilangan pecahan dengan soal cerita.
Contoh Soal Cerita Pecahan
Jika mempelajari contoh soal cerita pecahan, terlebih dahulu memahami arti dari bilangan pecahan. Menurut buku Matematika untuk Kelas VII, Rodiyah (hal.49), pecahan adalah bilangan yang berbentuk a/b dengan a,b bilangan bulat dan b bukan 0.
Soal cerita membutuhkan penyelesaian yang tepat dan teliti, karena harus memahami kalimat beserta angka pada soalnya. Berikut beberapa contoh soal matematika dengan cerita untuk pembelajaran siswa.
Contoh Soal 1
Pak Widodo memiliki bisnis produksi sirup. Ia memiliki bahan 6 ¼ kg gula dan juga membeli tambahan 4 ½ kg gula.
Ia menjualnya dalam kemasan botol di mana setiap botol memerlukan ¼ kg gula. Maka, banyaknya botol yang diperlukan Pak Widodo adalah…
Pembahasan:
Banyak botol = (6 ¼ + 4 ½ ) : ¼
= (6 + 4 + ¼ + ½ ) : ¼
= (10 + ¾ ) : ¼
= 10 ¾ : ¼
= 43/4 : ¼
= 43/4 x 4/1
= 172/4
= 43
Jadi, jumlah botol yang perlu disediakan pak Widodo adalah 43 botol.
Contoh Soal 2
Dokter Dika memberi pasiennya 40 tablet yang setiap hari harus dikonsumsi sebanyak 1 ¼ tablet. Dalam berapa hari obat itu akan habis?
Pembahasan:
Jumlat tablet = 40
Dosis yang harus diminum setiap hari = 1 ¼ = 5/4 tablet per hari
Waktu habis obat = total : dosis
= 40 : 5/4
= 40 x ⅘
= 32
Jadi, tablet tersebut akan habis dalam waktu 32 hari.
Contoh Soal 3
Pak Tatang memiliki tanah warisan seluas 1.200 m2. Ia akan memberikan ⅕ kepada anak pertama, ¼ kepada anak kedua, dan ⅓ nya untuk membuat mushola. Berapa sisa luas tanah Pak Tatang?
Pembahasan:
Total luas tanah awal = 1.200 m2
Luas untuk anak pertama = ⅕ x 1.200 = 240 m2
Luas untuk anak kedua = ¼ x 1.200 = 300 m2
Luas untuk mushola = ⅓ x 1.200 = 400 m2
Sisa tanah = luas awal – (luas anak pertama + luas anak kedua + luas mushola)
= 1.200 – (240 + 300 + 400)
= 1.200 – 940
= 260
Jadi sisa tanah Pak Tatang adalah 260 m2
Baca Juga: 3 Contoh Soal Cerita Matematika beserta Jawabannya
Dengan mempelajari kumpulan contoh soal cerita pecahan dan pembahasannya dengan baik, maka siswa akan berlatih untuk menyelesaikan soal-soal yang lebih rumit di tingkat pendidikan yang lebih tinggi. (DVA)
