3 Contoh Sumber Energi Listrik yang Ramah Lingkungan dan Penjelasannya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Keberadaan sumber energi listrik bagi kehidupan manusia sangatlah penting. Hal ini karena dapat bermanfaat untuk menghidupkan berbagai peralatan elektronik. Salah satu contoh sumber energi listrik yang ramah lingkungan yaitu energi matahari.
Energi matahari tersebut biasanya digunakan dalam teknologi panel surya. Di mana dengan memanfaatkan panas matahari yang diubah menjadi energi listrik. Sehingga tidak menghasilkan berbagai gas yang berbahaya bagi lingkungan sekitar.
Kumpulan Contoh Sumber Energi Listrik yang Ramah Lingkungan
Dikutip dari buku Pembangunan Kota Hijau, Chafid dan Muhamad (2021:20), contoh sumber energi listrik yang ramah lingkungan merupakan sumber energi yang tidak dapat memberikan dampak negatif bagi lingkungannya. Selain itu juga termasuk sumber energi yang bersih.
Di mana sumber energinya tidak menghasilkan gas emisi karbon ataupun polusi udara yang dapat merusak kesehatan lingkungan. Berikut adalah penjelasan beberapa contoh dari sumber energi listrik yang tergolong ramah terhadap lingkungan sekitar.
1. Energi Matahari
Keberadaan cahaya matahari saat ini sudah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sumber energi pada alat panel surya ataupun Pembangkit Listrik Tenaga Listrik (PLTS). Di mana cara kerja dari alat tersebut dimulai dari panel surya melakukan konversi energi panas dari matahari menjadi energi listrik.
Kemudian inverter mengubah listrik yang telah dihasikan oleh panel surya dari arus searah (DC) menjadi ke arah arus bolak-balik. Energi yang dihasilkan dipakai untuk memberikan daya pada berbagai peralatan listrik atau elektronik.
Dengan proses cara kerja tersebut dapat diketahui bahwa penggunaan energi matahari bersifat ramah lingkungan. Karena pada prosesnya tidak membutuhkan bahan bakar tertentu yang menghasilkan gas emisi karbon.
2. Energi Angin
Sumber energi listrik selanjutnya yang mempunyai sifat ramah lingkungan yaitu energi angin. Energi tersebut merupakan energi yang bersumber dari kumpulan hembusan angin.
Di mana untuk dapat menghasilkan energi listrik yang bersumber dari energi angin dapat melalui alat kincir angin. Cara kerja dari alat tersebut yaitu dimulai ketika hembusan angin mendorong baling-baling kincir yang kemudiar berputar.
Selanjutnya putaran baling-baling tersebut mampu menggerakan turbin angin yang telah dihubungkan dengan generator. Genarator tersebutlah yang melakukan pengubahan energi mekanik dari putaran turbin menjadi energi listrik yang dapat dipakai untuk berbagai kebutuhan manusia.
Dari proses tersebut dapat diketahui bahwa pemanfaantan hembusan angin pada alat kincir angin tidak menimbulkan polusi berbahaya untuk lingkungan.
3. Energi Air
Energi air merupakan energi yang diperoleh atau bersumber dari arus air atau air mengalir. Di mana melalui Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) kebutuhan manusia akan listrik dapat terpenuhi.
Untuk dapat membuat pembangkit listrik tersebut dimulai dengan membangun bendungan air dan reservoir besar yang menjadi pengontrol aliran air dalam menggerakkan turbin.
Ketika semakin besar aliran ar yang melewati turbin, maka semakin besar juga energi listrik yang dihasilkan. Sehingga energi yang dihasilkan tergantung pada ketersediaan pasokan air.
Dengan memanfaatkan kekuatan ailaran air tersebut sebagai sumber energi, maka PLTA tidak hanya dapat menghasilkan energi listrik secara efisien namun juga bersifat ramah lingkungan.
Baca Juga: 3 Alasan Sumber Daya Alam Masih Dibutuhkan Hingga Saat Ini
Beberapa contoh sumber energi listrik yang ramah lingkungan harus tetap dijaga keberadannya. Hal ini agar berbagai sumber energi tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari secara berkelanjutan. (PAM)
