3 Contoh Tari Berpasangan beserta Asal Daerahnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jumlah tarian di Indonesia sangatlah banyak. Ada tari-tarian yang berpasangan atau tari berkelompok, serta tari tunggal atau solo. Salah satu contoh tari berpasangan di Indonesia, yaitu Tari Gambyong yang berasal dari Jawa Timur.
Semua jenis tari-tarian baik itu tari tunggal atau tari berpasangan harus dilestarikan. Semua masyarakat harus turut ikut serta dalam melestarikannya tanpa ada diskriminasi.
Mengenal Tari Berpasangan
Sesuai dengan namanya, tari kelompok atau tari berpasangan dilakukan oleh lebih dari seorang penari. Akan tetapi, sebenarnya ada perbedaan yang berbeda di antara keduanya.
Tari berpasangan adalah salah satu bentuk tari yang disajikan pleh sepasang penari. Baik itu penari pria dan wanita atau penari yang sedang dalam cerita peperangan atau permusuhan.
Sementara itu, tari kelompok, yaitu tari yang dilakukan oleh sekelompok penari. Tari ini bisa dilakukan oleh sepasang penari atau beberapa pasangan yang menari bersamaan.
Contoh Tari Berpasangan beserta Asal Daerahnya
Contoh tari berpasangan sangatlah beragam. Mengutip dari buku Pembelajaran Seni Tari di Indonesia dan Mancanegara, Arina Restian, (2017:310), berikut contoh tari berpasangan beserta asal daerahnya.
1. Tari Gambyong
Tari Gambyong atau biasa dikenal dengan tari Gambyong Pareanom ini dilakukan pertama kali di Pendapa Mangkunegaran. Tari ini dilakukan untuk pernikahan G.R.A Siti Nurul Kamaril Ngarasati.
Tari Gambyong merupakan tarian yang berasal dari Jawa Timur. Tari tersebut dilakukan dengan oleh beberapa penari yang melakukan gerakan dengan mengikuti pola kendhangan dan ada seorang penari yang bertindak sebagai pesindhen.
Bentuk penyajiannya berdasarkan susunan Nyi Bei Minto Raras di Mangkunegaran telah disusun sesuai gerakan yang telah ditentukan. Tarian ini kemudian dapat ditampilkan dan dipelajari oleh masyarakat luas.
2. Tari Wireng
Tari Wireng merupakan salah satu jenis tari berpasangan yang berasal dari Jawa Tengah. Tari ini adalah salah satu genre yang menceritakan tentang keprajuritan atau peperangan.
Tari ini berasal dari kata "Beksan" yang memiliki arti "wiring", yaitu gabungan antara wira dan perwira yang berarti prajurit unggul. Tari ini ada sejak zaman kerajaan Jenggala (Kediri).
Tarian ini diciptakan oleh raja Jenggala yang pertama. Tujuannya sebagai bentuk pengajaran untuk melatih putra kerajaan agar memiliki ketangkasan dalam berperang.
3. Tari Legong
Tari Legong, yaitu salah satu tari berpasangan yang berasal dari Pulau Bali. Tari ini memiliki gerakan yang cukup kompleks. Para penari dalam tari Legong diharuskan untuk memadukan beberapa gerakan dengan iringan musik gamelan tradisional khas Bali.
Tari Legong diartikan sebagai tarian yang memiliki gerakan khas. Di mana, antara tarian dan gerakannya terikat dengan musik pengiringnya.
Tari tersebut dapat dilakukan oleh wanita secara berpasang-pasangan. Di mana, dalam melakukan tarian ini dapat dilakukan oleh beberapa orang dengan jumlah tertentu.
Baca juga : Contoh Tari Berpasangan di Indonesia
Tari berpasangan adalah tari yang dilakukan oleh lebih dari satu orang penari. Contoh tari berpasangan dan daerah asalnya di atas perlu dipahami untuk menambah wawasan dalam melestarikannya. (NFA).
