Konten dari Pengguna

3 Contoh Teks Negosiasi Non Jual Beli

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Teks Negosiasi Non Jual Beli. Sumber: Pexels/Fauxels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Teks Negosiasi Non Jual Beli. Sumber: Pexels/Fauxels

Pada mata pelajaran bahasa Indonesia terdapat berbagai macam teks yang dipelajari. Salah satu teks yang umumnya ada dalam pembelajaran ini adalah teks negosiasi. Ada berbagai contoh teks negosiasi non jual beli yang dapat ditemukan sebagai referensi atau bahan pembelajaran siswa.

Negosiasi adalah proses interaksi antara dua pihak atau lebih yang bertujuan untuk mencapai kesepakatan bersama mengenai suatu hal. Dalam negosiasi, biasanya terjadi diskusi, tawar-menawar, dan penawaran solusi agar semua pihak yang terlibat mendapatkan manfaat atau hasil yang diinginkan secara adil.

Contoh Teks Negosiasi Non Jual Beli

Ilustrasi Contoh Teks Negosiasi Non Jual Beli. Sumber: Pexels/Olia Danilevich

Mengutip buku Teks Negosiasi, Debby, dkk (2020:9), teks negosiasi adalah teks yang memuat interaksi sosial untuk mencapai kesepakatan antara pihak-pihak yang memiliki kepentingan berbeda atau saling bertentangan.

Teks negosiasi ini fokusnya adalah mencapai tujuan tertentu, seperti menyelesaikan perbedaan pendapat, menyusun rencana bersama, atau menyelesaikan konflik. Berikut ini contoh teks negosiasi non jual beli yang dapat diperhatikan.

1. Negosiasi di Lingkungan Keluarga

Orientasi

Anak: "Bapak sama Ibu lagi sibuk nggak?"

Ibu: "Ibu lagi santai aja."

Bapak: "Lagi santai juga, memangnya kenapa?"

Permintaan

Anak: "Gini, Pak, besok kan aku les. Kalau habis pulang les, boleh langsung main?"

Bapak: "Memangnya kamu nggak ada PR dari sekolah?"

Anak: "Ada, Pak, tapi sudah dikerjakan."

Penawaran

Bapak: "Mau pergi ke mana? Jauh, ya?"

Anak: "Dekat kok. Cuma main ke rumah teman aja, Pak."

Persetujuan

Bapak: "Baiklah, tapi jangan pulang terlalu malam, ya." Anak: "Siap, Pak. Terima kasih!"

Penutup

Anak: "Aku pamit dulu, ya, Bu, Pak."

Ibu: "Hati-hati di jalan."

2. Negosiasi Pengumpulan Tugas di Sekolah

Orientasi

Guru: "Anak-anak, minggu depan akan dilaksanakan ulangan harian tentang Teks Negosiasi. Kalian harus mempersiapkan dengan baik untuk mendapatkan hasil yang maksimal."

Permintaan

Siswa: "Bu, tugas sudah banyak dan belum selesai, ditambah tugas dari mata pelajaran lain. Bisakah ulangan harian ditunda?"

Penawaran

Guru: "Jadi, kalian keberatan jika ulangan hariannya dilaksanakan minggu depan?"

Siswa: "Iya, Bu." Guru: "Kalau begitu, kapan kalian siap untuk ulangan harian?"

Siswa: "Minggu depannya lagi saja, Bu."

Persetujuan

Guru: "Baiklah. Tapi, karena materi bab teks negosiasi sudah selesai, apa kalian punya usul apa yang akan kita lakukan minggu depan?"

Siswa: "Minggu depan kita praktek saja, Bu, untuk bernegosiasi. Gimana, Bu?"

Guru: "Wah, ide bagus."

Penutup

Siswa: "Terima kasih, Bu."

Guru: "Sama-sama. Sampai jumpa minggu depan."

3. Negosiasi Peminjaman Uang di Bank

Orientasi

Pegawai Bank: "Selamat pagi, Pak. Silakan duduk, ada yang bisa kami bantu?"

Nasabah: "Selamat pagi, Bu. Terima kasih."

Permintaan

Nasabah: "Saya ingin mengajukan pinjaman uang untuk kebutuhan usaha. Apakah bisa?"

Pegawai Bank: "Bisa, Pak. Di bank kami ada dua jenis peminjaman uang."

Penawaran

Nasabah: "Dua-duanya sama-sama bagus, Bu?"

Pegawai Bank: "Iya, Pak, sama-sama bagus. Kalau yang peminjaman jenis Simpanan, uang yang dapat dipinjam sebesar 5 juta. Sedangkan yang Tabungan, uang yang dapat dipinjam 10 juta."

Persetujuan

Nasabah: "Baik, saya akan memilih yang sesuai dengan kebutuhan saya."

Pegawai Bank: "Silakan, Pak. Kami siap membantu prosesnya."

Penutup

Nasabah: "Terima kasih atas informasinya, Bu."

Pegawai Bank: "Sama-sama, Pak. Semoga usahanya sukses."

Negosiasi sering terjadi dalam berbagai aspek kehidupan, seperti keluarga, bisnis, pendidikan, atau diplomasi. Dalam contoh teks negosiasi non jual beli ini menggambarkan situasi negosiasi dalam konteks non jual beli, seperti dalam keluarga, lingkungan pendidikan, dan layanan perbankan. (BAI)

Baca Juga: Apa itu Penawaran dalam Teks Negosiasi? Ini Jawaban dan Contohnya