3 Contoh Teks Negosiasi Non Jual Beli

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada mata pelajaran bahasa Indonesia terdapat berbagai macam teks yang dipelajari. Salah satu teks yang umumnya ada dalam pembelajaran ini adalah teks negosiasi. Ada berbagai contoh teks negosiasi non jual beli yang dapat ditemukan sebagai referensi atau bahan pembelajaran siswa.
Negosiasi adalah proses interaksi antara dua pihak atau lebih yang bertujuan untuk mencapai kesepakatan bersama mengenai suatu hal. Dalam negosiasi, biasanya terjadi diskusi, tawar-menawar, dan penawaran solusi agar semua pihak yang terlibat mendapatkan manfaat atau hasil yang diinginkan secara adil.
Contoh Teks Negosiasi Non Jual Beli
Mengutip buku Teks Negosiasi, Debby, dkk (2020:9), teks negosiasi adalah teks yang memuat interaksi sosial untuk mencapai kesepakatan antara pihak-pihak yang memiliki kepentingan berbeda atau saling bertentangan.
Teks negosiasi ini fokusnya adalah mencapai tujuan tertentu, seperti menyelesaikan perbedaan pendapat, menyusun rencana bersama, atau menyelesaikan konflik. Berikut ini contoh teks negosiasi non jual beli yang dapat diperhatikan.
1. Negosiasi di Lingkungan Keluarga
Orientasi
Anak: "Bapak sama Ibu lagi sibuk nggak?"
Ibu: "Ibu lagi santai aja."
Bapak: "Lagi santai juga, memangnya kenapa?"
Permintaan
Anak: "Gini, Pak, besok kan aku les. Kalau habis pulang les, boleh langsung main?"
Bapak: "Memangnya kamu nggak ada PR dari sekolah?"
Anak: "Ada, Pak, tapi sudah dikerjakan."
Penawaran
Bapak: "Mau pergi ke mana? Jauh, ya?"
Anak: "Dekat kok. Cuma main ke rumah teman aja, Pak."
Persetujuan
Bapak: "Baiklah, tapi jangan pulang terlalu malam, ya." Anak: "Siap, Pak. Terima kasih!"
Penutup
Anak: "Aku pamit dulu, ya, Bu, Pak."
Ibu: "Hati-hati di jalan."
2. Negosiasi Pengumpulan Tugas di Sekolah
Orientasi
Guru: "Anak-anak, minggu depan akan dilaksanakan ulangan harian tentang Teks Negosiasi. Kalian harus mempersiapkan dengan baik untuk mendapatkan hasil yang maksimal."
Permintaan
Siswa: "Bu, tugas sudah banyak dan belum selesai, ditambah tugas dari mata pelajaran lain. Bisakah ulangan harian ditunda?"
Penawaran
Guru: "Jadi, kalian keberatan jika ulangan hariannya dilaksanakan minggu depan?"
Siswa: "Iya, Bu." Guru: "Kalau begitu, kapan kalian siap untuk ulangan harian?"
Siswa: "Minggu depannya lagi saja, Bu."
Persetujuan
Guru: "Baiklah. Tapi, karena materi bab teks negosiasi sudah selesai, apa kalian punya usul apa yang akan kita lakukan minggu depan?"
Siswa: "Minggu depan kita praktek saja, Bu, untuk bernegosiasi. Gimana, Bu?"
Guru: "Wah, ide bagus."
Penutup
Siswa: "Terima kasih, Bu."
Guru: "Sama-sama. Sampai jumpa minggu depan."
3. Negosiasi Peminjaman Uang di Bank
Orientasi
Pegawai Bank: "Selamat pagi, Pak. Silakan duduk, ada yang bisa kami bantu?"
Nasabah: "Selamat pagi, Bu. Terima kasih."
Permintaan
Nasabah: "Saya ingin mengajukan pinjaman uang untuk kebutuhan usaha. Apakah bisa?"
Pegawai Bank: "Bisa, Pak. Di bank kami ada dua jenis peminjaman uang."
Penawaran
Nasabah: "Dua-duanya sama-sama bagus, Bu?"
Pegawai Bank: "Iya, Pak, sama-sama bagus. Kalau yang peminjaman jenis Simpanan, uang yang dapat dipinjam sebesar 5 juta. Sedangkan yang Tabungan, uang yang dapat dipinjam 10 juta."
Persetujuan
Nasabah: "Baik, saya akan memilih yang sesuai dengan kebutuhan saya."
Pegawai Bank: "Silakan, Pak. Kami siap membantu prosesnya."
Penutup
Nasabah: "Terima kasih atas informasinya, Bu."
Pegawai Bank: "Sama-sama, Pak. Semoga usahanya sukses."
Negosiasi sering terjadi dalam berbagai aspek kehidupan, seperti keluarga, bisnis, pendidikan, atau diplomasi. Dalam contoh teks negosiasi non jual beli ini menggambarkan situasi negosiasi dalam konteks non jual beli, seperti dalam keluarga, lingkungan pendidikan, dan layanan perbankan. (BAI)
Baca Juga: Apa itu Penawaran dalam Teks Negosiasi? Ini Jawaban dan Contohnya
