Konten dari Pengguna

3 Fakta Raja Yeonsangun yang Menarik untuk Diketahui

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fakta Raja Yeonsangun. Sumber foto: Pixabay/ sebo106
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fakta Raja Yeonsangun. Sumber foto: Pixabay/ sebo106

Fakta Raja Yeonsangun menjadi informasi yang menarik untuk didalami. Yeonsangun dikenal sebagai penguasa yang memiliki catatan kelam dalam sejarah kerajaan Korea.

Yeonsangun merupakan putra dari Ratu Yoon dan Raja Seongjong. Yeonsangun lahir pada 23 November 1476 atau tepat pada tahun ketujuh masa pemerintahan ayahnya.

Fakta Raja Yeonsangun yang Menarik untuk Diketahui

Ilustrasi fakta Raja Yeonsangun. Sumber foto: Pixabay/ sebo106

Mengutip buku Kisah Para Penguasa Gila dalam Sejarah Umat Manusia, Jonathan Charmian Vivaldy, dkk, (2022: 24), Raja Yeonsangun adalah pemimpin Joseon yang hidup sampai awal abad ke-16. Yeonsangun mulai bertahta pada tahun 1494 sampai 1506. Sosoknya seringkali dianggap seorang diktator.

Bahkan, Yeonsangun turut mendapatkan julukan sang tiran dari Korea. Tentunya, ada banyak catatan historis yang menjadikan Yeonsangun sebagai raja terburuk sepanjang silsilah dinasti Joseon.

Untuk lebih mengetahuinya, di bawah ini merupakan beberapa fakta Raja Yeonsangun yang dapat disimak.

1. Eksekusi Penjabat

Yeonsangun mengeksekusi penjabat kerajaan demi mengembalikan kehormatan sang ibu. Hal tersebut dilakukan setelah mengetahui kebenaran atas kasus kematian ibunya. Bahwa Ibu Suri Insu yang memerintahkan ibu Yeonsangun untuk meminum racun berbahaya.

Dengan tuntutan pencemaran nama baik (lese majeste), Yeonsangun berhasil mengeksekusi pihak-pihak yang terlibat dalam kasus tersebut. Termasuk dua selir Raja Seongjong yang diduga kuat ikut andil dalam melancarkan aksi pembunuhan.

2. Menawan Seribu Wanita

Raja Yeonsangun menggunakan balai belajar Seonggyungwan sebagai sarana hiburan pribadi. Dirinya menawan 1000 perempuan dari seluruh kawasan di Semenanjung Korea. Kemudian, para wanita dijadikan sebagai penghibur istana.

Untuk memperluas tempat hiburan, Yeonsangun menghancurkan banyak wilayah pemukiman secara paksa. Karena itu, rakyat membenci raja dan menyebarkan poster berisi pesan kebencian dalam tulisan hangul.

3. Penurunan Jabatan

Penjabat kerajaan merencanakan strategi untuk melawan Yeonsangun. Lantaran tindakan yang dilakukannya sangat kejam dan tidak bermoral. Pada tanggal 2 September 1506, posisi Yeonsangun digantikan oleh Jinseong.

Jabatan Raja Yeonsangun kemudian diturunkan menjadi pangeran. Kemudian, dirinya dibuang ke pengasingan yang jauh dari istana.

Itu dia fakta Raja Yeonsangun penguasa ke-10 dinasti Joseon. Ulasan ini diharapkan dapat memperluas wawasan mengenai sejarah penguasa dunia bagi pembaca. (Riyana)

Baca Juga: Profil Istri Uya Kuya dan Fakta Menarik yang Jarang Diketahui Banyak Orang