3 Faktor Pendorong dan Penghambat Perdagangan Internasional

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Faktor pendorong dan penghambat perdagangan Internasional ada beberapa macam. Faktor inilah yang memicu transaksi perdagangan Internasional selalu melibatkan perpindahan barang dari satu negara ke negara lain.
Sebagai contoh, di Belanda tidak ditemukan banyak biji pala. Sedangkan di Indonesia, biji pala produksinya sangat melimpah. Hal tersebut mendorong terjadinya perdagangan Internasional yang membuat Belanda membeli rempah ke Indonesia.
Faktor Pendorong dan Penghambat Perdagangan Internasional yang Perlu Diketahui
Perdagangan Internasional adalah perdagangan kelas dunia yang melibatkan beberapa negara dalam transaksinya. Minimal ada dua negara yang saling melakukan jual beli sehingga dinamakan perdagangan Internasional.
Mengutip dari buku Sukses UN-USBN SMA/MA IPS 2020: Kumpulan soal & Pembahasan untuk Menghadapi UN & USBN, Tim Study Center (2019:728), faktor pendorong dan penghambat perdagangan Internasional adalah sebagai berikut.
1. Faktor Pendorong Perdagangan Internasional
Jumlah pasar yang terbatas. Jika di sebuah negara pasarnya terbatas, maka konsumen akan cenderung mencari pasar yang lebih luas untuk jual beli.
Perbedaan sumber daya alam yang dimiliki. Ssumber daya alam memengaruhi kebutuhan konsumen di suatu negara. Misalnya, di New Zealand banyak dihasilkan bulu domba sebagai bahan baku untuk baju hangat. Sedangkan di Eropa tidak, maka hal ini bisa mendorong pembelian bulu domba dari New Zealand untuk dikirim ke Eropa.
Penghematan biaya produksi. Memproduksi barang dari nol membutuhkan biaya yang sangat besar. Maka dari itu, para pengusaha besar dari suatu negara biasanya mengambil barang setengah jadi maupun barang jadi dari luar negeri karena biayanya akan lebih murah dibandingkan produksi sendiri.
2. Faktor Penghambat Perdagangan Internasional
Perbedaan mata uang antarnegar. Perbedaan mata uang terkadang membuat konsumen tidak melakukan perdagangan Internasional lantaran jika dikonversikan ke mata uang asing, nilai tukar uang di negaranya jauh lebih murah. Sehingga barang yang dibeli jadi jauh lebih mahal berkali-kali lipat.
Kualitas sumber daya yang rendah. Sumber daya yang rendah membuat suatu negara tidak menghasilkan barang berkualitas super yang layak untuk diperjualbelikan secara Internasional. Sehingga perdagangan Internasional tidak memungkinkan untuk dilakukan.
Terjadinya perang antar negara. Peperangan antar negara menghambat perdagangan Internasional karena wilayah konflik sangat berisiko untuk menjadi negara tujuan maupun negara asal untuk ekspor dan impor.
Baca juga: Pengertian Perdagangan Internasional dan Manfaatnya bagi Suatu Negara
Faktor pendorong dan penghambat perdagangan Internasional di atas merupakan hal-hal yang bisa membuat transaksi jual beli antar negara bisa terjadi dan terhenti. (IMA)
