3 Faktor Pendorong dan Penghambat Terwujudnya Harmoni

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Faktor pendorong dan penghambat terwujudnya harmoni sangat memengaruhi kehidupan sosial masyarakat. Terdapat hal-hal yang bisa membuat kondisi harmoni mudah dicapai, tapi ada juga yang justru menghambat.
Sebagai masyarakat yang hidup dalam lingkungan heterogen, harmoni merupakan hal yang patut diusahakan. Dengan demikian, kehidupan sosial akan senantiasa damai dan berjalan selaras.
Faktor Pendorong dan Penghambat Terwujudnya Harmoni
Mengutip dari buku Harmoni Keluarga karya Otty Priambodo (2021), harmoni merupakan perpaduan keselarasan antara keyakinan, tingkah laku dan rasa hormat terhadap perbedaan yang ada di masyarakat.
Dengan adanya harmoni maka akan menciptakan kehidupan sosial yang indah dan teratur. Berikut ini faktor pendorong dan penghambat terwujudnya harmoni.
1. Faktor Pendorong
Nasionalisme: Rasa cinta tanah air akan mendorong terwujudnya harmoni. Misalnya saat membela negara tercinta dari ancaman, rakyat akan bersatu menyatukan kekuatan demi nama baik negara. Sehingga menghilangkan perbedaan yang ada di antara setiap warga negara.
Rasa Toleransi yang Tinggi: Toleransi terhadap perbedaan yang tinggi juga akan melahirkan terwujudnya harmoni. Dengan demikian, konflik dan perselisihan karena perbedaan budaya, suku dan agama bisa ditekan. Masyarakat yang sadar akan perbedaan sangat sedikit sekali mengalami gesekan.
Kesadaran Hidup Bermasyarakat: kesadaran hidup bermasyarakat adalah hal yang bisa mendorong harmoni. Sadar atas hak dan kewajibannya sebagai warga negara akan membantu mewujudkan kehidupan sosial yang selaras dan rukun.
2. Faktor Penghambat
Keragaman Budaya: keragaman budaya terkadang bisa menghambat harmoni. Misalnya karena perbedaan bahasa daerah, beberapa orang rentan mengalami konflik akibat kesalahpahaman dalam proses berkomunikasi.
Kesenjangan Sosial: kesenjangan sosial masyarakat akibat perbedaan status, pekerjaan, penghasilan dan sebagainya akan membuat masyarakat saling berkelompok sesuai dengan levelnya masing-masing. Hal ini bisa menghambat terwujudnya harmoni dalam kehidupan sosial karena orang masih saling berkelompok dan tidak berbaur.
Pembangunan yang Tidak Merata: pembangunan yang tidak merata antara satu daerah dengan daerah lainnya akan memicu disharmoni. Hal tersebut membuat masyarakat tidak merasakan kesempatan yang sama dalam menikmati fasilitas umum.
Baca juga: Pengertian Bela Negara Menurut Ahli serta Contohnya
Beberapa hal di atas adalah faktor pendorong dan penghambat terwujudnya harmoni yang memengaruhi berjalannya kehidupan sosial di suatu daerah. (IMA)
