Konten dari Pengguna

3 Fungsi Hadis dan Jenisnya yang Perlu Diketahui Umat Muslim

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungsi hadis. Sumber: unsplash.com/ Masjid MABA
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi hadis. Sumber: unsplash.com/ Masjid MABA

Fungsi hadis dalam Islam adalah sebagai pelengkap Al Quran. Hadis menjadi sumber ajaran kedua setelah kitab utama. Di dalamnya terdapat banyak perkataan Nabi yang bisa dijadikan pedoman hidup.

Hadis pun memiliki beberapa jenis yang perlu diketahui oleh setiap umat muslim. Setiap jenis mempunyai karakter sendiri-sendiri dan perlu diperhatikan bagi pembacanya karena ada hadis palsu yang bisa menimbulkan kesalahan penafsiran.

Mengenal Apa Fungsi Hadis

Ilustrasi fungsi hadis. Sumber: unsplash.com/ Masjid MABA

Mengutip dari buku Hadis-hadis Ekonomi, Isnaini Harahap (2017:10-11), fungsi hadis menempati posisinya sebagai sumber ajaran kedua. Hadis menjadi penjelas (bayan) isi kandungan Al-Qur'an. Berikut ini penjelasannya.

1. Bayan Taqrir

Hadis berfungsi sebagai penguat hukum yang ada dalam Al-Qur'an (bayan taqrir). Maksud dari penguat hukum adalah menegaskan kembali hukum yang sudah ada dalam Al-Qur'an.

Keterangan dalam hadis sejalan dengan kandungan dalam Al-Qur'an. Sehingga, hukum yang dibahas memiliki 2 sumber.

Baca juga: Hadis Maqbul: Pengertian, Contoh, dan Perbedaannya dengan Hadis Mardud

2. Bayan Tafsir

Menjelaskan apa yang ada dalam Al-Qur'an (bayan tafsir) dengan tafsiran dan rincian. Menjelaskan ayat-ayat Al-Qur'an yang mujmal, seperti Hadis-hadis tentang tata cara jual beli, cara dan ketentuan zakat, ibadah haji, dan lain-lain.

3. Bayan Tasyril

Menetapkan hukum yang tidak ditetapkan dalam Al-Quran (bayan tasyri). Ada kalanya dalam kehidupan ada sesuatu yang belum tercantum dengan jelas di Al-Quran, maka kehadiran hadis bisa memuat hal itu.

Hadis menetapkan dan membentuk hukum yang tidak terdapat dalam Al-Quran. Di antara hukum-hukum tersebut adalah haramnya menyatukan seorang perempuan dengan bibinya secara bersama-sama, haramnya binatang buas yang memiliki taring, burung yang memiliki kuku tajam, dan lain-lain.

Jenis-jenis Hadis

Ilustrasi fungsi hadis. Sumber: unsplash.com/ Masjid MABA

Dikutip dari buku Islamologi, Anwar Aziz (2022:89), pembagian jenis-jenis hadis yang dilihat dari kualitasnya ada 2.

  1. Maqbul atau dapat diterima sebagai pedoman. Jenis hadis maqbul ini ini mencakup hadis-hadis yang shahih dan hasan.

  2. Mardud atau tidak diterima sebagai pedoman. Jenis hadis mardud atau tertolak ini ini mencakup hadis yang dhaif atau lemah dan juga hadis maudu atau palsu.

Fungsi hadis yang sudah dijelaskan tersebut dapat menjadikan umat Islam semakin paham bahwa kehadiran hadist sama pentingnya dengan kitab Al-Quran. (IMA)