Konten dari Pengguna

3 Fungsi Kampas Kopling Motor dan Jenisnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungsi kampasi kopling. Sumber foto : pexels.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi kampasi kopling. Sumber foto : pexels.

Kampas kopling merupakan salah satu bagian terpenting dalam transmisi sepeda motor. Kampas kopling memiliki fungsi penting. Salah satunya, fungsi kampas kopling berguna dalam putaran mesin transmisi.

Kampas kopling dapat bekerja dengan cara melakukan pemutaran input shaft pada transmisi. Di mana, kampas tersebut digunakan untuk menyambungkan antara kedua poros yang mengalami perputaran.

Fungsi Kampas Kopling

Ilustrasi fungsi kompas kompling. Foto: Unsplash

Mengutip dari buku Pemeliharaan Mesin Sepeda Motor SMK/MAK Kelas XXI karya Saryanto , S. Pd. T.,M.Pd (2021:214), fungsi dari kampas kopling salah satunya adalah untuk menghubungkan antara engkol mesin dengan transimisi. Simak fungsi lain beserta jenisnya di bawah ini.

1. Menghubungkan Antara Engkol Mesin dengan Transmisi

Fungsi yang pertama yaitu untuk menghubungkan antara engkol mesin dengan transmisi. Tidak hanya itu, fungsi bagian motor ini juga berguna dalam memutuskan putaran poros engkol ke roda gigi transmisi saat terjadi gangguan pada kopling.

Oleh karena itu, perpindahan putaran poros engkol ke roda gigi transmisi tidak akan berlangsung dengan baik.

2. Mengatur Kecepatan Pada Saat Berkendara

Kampas kopling dapat berfungsi sebagai pengatur tenaga mesin ke transmisi. Di mana, hal tersebut dapat disesuaikan dengan kecepatan pada saat berkendara.

Oleh karena itu, performa sepeda motor ketika seseorang berkendara dapat menjadi lebih optimal. Selain itu, juga dapat memberikan pengalaman yang responsif dan nyaman ketika berkendara.

3. Menghubungkan Kembali dengan Mesin Transmisi

Ketika berkendara dan ingin mengganti gigi yang diinginkan, maka diperlukan melepas tuas kopling dan bisa kembali dilepaskan secara perlahan. Akan tetapi, ketika kampas kopling dilepas akan kembali terhubung pada plat engkol.

Jenis-jenis Kampas Kopling

Ilustrasi fungsi kompas kompling. Foto: Unsplash

Kampas kopling terdiri dari berbagai jenis salah satunya yaitu dry clutch. Berikut jenis-jenis kampas kopling lainnya yang perlu diketahui.

1. Dry Clutch

Kampas kopling dry clucth merupakan kampas kopling kering. Biasanya kampas kopling kering juga disebut dengan kampas kopling ganda.

Kampas kopling jenis ini sering digunakan pada motor matic. Meskipun motor matic tetap memiliki kopling, tapi bentuknya berbeda dengan komponen transmisi yang terletak pada motor bebek atau motor manual.

2. Wet Clutch

Kampas kopling basah adalah salah satu jenis kopling yang memiliki terendam pada minyak mesin. Biasanya kopling jenis ini digunakan pada transmisi manual.

Di mana, mesin pada kopling jenis ini memiliki fungsi untuk mendinginkan dan melumasi kampas kopling pada saat terjadi gesekan.

3. Ceramic Clutch

Kampas kopling jenis ini telah menggunakan bahan friksi. Di mana, bahan friksi ini berupa serat keramik yang memiliki tingkat ketahanan panas yang baik. Kampas kopling jenis ini umumnya digunakan pada sepeda motor balap yang memiliki forma tinggi.

Baca juga : Cara Menyetel Kopling Motor dengan Mudah

Fungsi kampas kopling dapat menjadi dasar untuk mengenali bagian-bagian motor. Semoga ulasa di atas bisa bermanfaat dalam memahami fungsi dari kampas kopling yang berperan penting pada motor. (NFA).